
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Online Self-Disclosure dengan Social Media Fatigue pada Emerging Adult di Instagram
Zaman digitalisasi menjadikan hampir semua kegiatan manusia melibatkan media
sosial. Emerging adult sebagai pengguna media sosial Instagram ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19022024S3887 S3887 Nad h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3887 Nad hPenerbit Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xvii,; 136 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200038Klasifikasi S3887 Nad hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab NADIFA ZAHRAH QOLBINA -
Zaman digitalisasi menjadikan hampir semua kegiatan manusia melibatkan media
sosial. Emerging adult sebagai pengguna media sosial Instagram terbesar di
Indonesia berada dalam masa transisi yang membuat mereka banyak
mengeksplorasi guna menemukan identitas mereka. Hal itu mereka lakukan
dengan membangun hubungan pertemanan serta mencari validasi diri yang
melibatkan self-disclosure. Self-disclosure yang dilakukan di internet disebut
online self-disclosure. Keharusan mereka untuk terus melakukan online
self-disclosure akibat masa transisi membuat mereka rentan mengalami social
media fatigue. Penelitian ini bertujuan menemukan hubungan antara online
self-disclosure dengan social media fatigue. Responden merupakan emerging
adult (18-25 tahun) yang merupakan pengguna aktif Instagram dalam seminggu
terakhir yang dipilih dengan metode convenience sampling (n=174). Penelitian ini
merupakan studi korelasional dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner
berupa alat ukur Self-Disclosure in Instagram Scale (SDIS) serta Social Media
Fatigue Scale. Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya hubungan antara
online self-disclosure dengan social media fatigue di media sosial Instagram.
Artinya seberapa banyak seseorang mengungkapkan informasi pribadi mereka
secara online di Instagram belum tentu akan meningkatkan kelelahan yang mereka rasakan dari penggunaan media sosial tersebut.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






