Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] PERAN RELASI IBU-ANAK TERHADAP REGULASI EMOSI PADA INDIVIDU USIA DEWASA AWAL


"Regulasi emosi merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki individu
karena kemampuan tersebut berkaitan dengan pengelolaan serta respons ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012024S3863S3863 Tri pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3863 Tri p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xi., 88 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110200073
    Klasifikasi
    S3863 Tri p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Regulasi emosi merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki individu
    karena kemampuan tersebut berkaitan dengan pengelolaan serta respons emosi.
    Perkembangan regulasi emosi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah
    satunya adalah relasi ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
    peran relasi ibu-anak terhadap regulasi emosi pada individu dewasa awal.
    Sebanyak 191 individu usia dewasa awal (18–25 tahun) berpartisipasi dalam
    penelitian ini dengan mengisi kuesioner secara daring. Terdapat dua alat ukur
    yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Emotion Regulation Questionnaire
    (ERQ) dan Tes Relasi Keluarga Bandung (TRK-B). Analisis regresi linear
    berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa
    dimensi kepekaan, pengakuan, dan keadilan dalam konsep relasi ibu dan anak
    memiliki peran terhadap strategi regulasi emosi, cognitive reappraisal dan
    expressive suppression. Sementara itu, dimensi pembatasan, afeksi, dan
    kepercayaan tidak memiliki peran terhadap strategi regulasi emosi. Penelitian ini
    menunjukkan bahwa terdapat beberapa dimensi yang berperan terhadap strategi
    regulasi emosi pada individu dewasa awal. Hal ini menunjukkan bahwa relasi ibu
    dan anak masih memiliki kontribusi pada kemampuan regulasi emosi anaknya
    yang sudah berusia dewasa awal.
    "
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi