
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN KUALITAS HUBUNGAN ROMANTIS DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA WANITA DEWASA AWAL YANG MENIKAH
"Wanita adalah individu yang rentan merasakan ketidak bahagiaan. Pada masa
dewasa awal, wanita akan menjalin hubungan romantis, salah satunya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3861 S3861 Yem h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3861 Yem hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii., 100 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200100Klasifikasi S3861 Yem hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab YEMIMA GRACELLA TAMPUBOLON -
"Wanita adalah individu yang rentan merasakan ketidak bahagiaan. Pada masa
dewasa awal, wanita akan menjalin hubungan romantis, salah satunya dengan
menikah. Masa satu sampai lima tahun pernikahan adalah masa-masa krusial dan
masa adaptasi bagi wanita dan pasangannya. Pada masa ini, wanita mengalami
banyak peran baru seperti, menjadi seorang istri, menantu, dan menjadi seorang ibu
yang mengalami banyak perubahan fisik dan emosi. Masa-masa ini membuat wanita
rentan mengalami ketidak bahagiaan dan stres yang bisa memicu perceraian.
Hubungan pernikahan yang baik dapat membantu wanita dewasa awal meningkatkan
subjective well-being sehingga mengurangi stres saat masa adaptasi. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat hubungan antara kualitas hubungan romantis dan subjective
well-being pada wanita dewasa awal yang menikah selama satu sampai lima tahun.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas
hubungan romantis dan subjective well-being dengan korelasi sedang. Kualitas
hubungan romantis berkorelasi sedang pada dimensi kepuasan hidup dengan nilai
sig -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






