
Text
[SKRIPSI] STUDI KUALITATIF MENGENAI GAMBARAN COPING SELFEFFICACY MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN
"Mahasiswa memiliki banyak tantangan dan tugas yang dapat menimbulkan stres.
Stres dapat menimbulkan dampak buruk pada mahasiswa. Mempelajari ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3844 S3844 Len s Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3844 Len sPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii., 106 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190079Klasifikasi S3844 Len sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab Lentera Ilma -
"Mahasiswa memiliki banyak tantangan dan tugas yang dapat menimbulkan stres.
Stres dapat menimbulkan dampak buruk pada mahasiswa. Mempelajari coping
strategies saja tidak cukup bagi mahasiswa untuk mengatasi stres yang dialami
karena tingkat coping self-efficacy berpengaruh pada coping stress yang dilakukan
mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa memerlukan coping self-efficacy yang
tinggi untuk mengelola stres dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan gambaran stressor, coping self-efficacy mahasiswa Universitas
Padjadjaran beserta faktor-faktor yang berpotensi mengembangkan dan
menurunkannya dari sudut pandang orang pertama. Coping self-efficacy adalah
keyakinan individu mengenai kemampuan yang dimiliki oleh individu tersebut
untuk melakukan suatu perilaku coping tertentu. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Partisipan direkrut
menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif Universitas
Padjadjaran yang mengalami stres dalam 6 bulan terakhir. Metode pengambilan
data yang digunakan adalah refleksi tertulis dan wawancara semi terstruktur dengan
pertanyaan yang disusun secara berdasarkan aspek-aspek coping self-efficacy dan
sumber-sumber self-efficacy. Terdapat 8 partisipan yang dianalisis. Data yang
sudah didapatkan dianalisis menggunakan metode thematic analysis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat stressor mahasiswa, yaitu akademik,
organisasi, tempat kerja, dan sosial di mana mahasiswa dapat mengalami lebih dari
satu stressor yang membuat mahasiswa merasa sangat terbebani. Diperoleh juga
gambaran seperti apa coping self-efficacy yang dimiliki mahasiswa. Pada aspek use
problem focused coping dan stop unpleasant thoughts and emotions, partisipan
merasa mampu melakukan coping tertentu ketika berhasil menyelesaikan tindakan
coping tersebut dan tercapainya tujuan yang dianggap dapat mengatasi stressor atau
perasaan dan pikiran negatif akibat dari stressor. Pada aspek get support from
friends and family, partisipan merasa mampu mendapatkan bantuan orang lain
ketika dirinya berhasil mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Karakteristik orang
yang dimintai tolong menjadi hal penting yang memengaruhi self-efficacy dalam
mendapatkan bantuan orang lain. Didapatkan beberapa faktor yang berpotensi
memengaruhi coping self-efficacy mahasiswa, yaitu enactive mastery experience,
vicarious experience, verbal persuasion, physiological and affective state, motivasi
eksternal, kedekatan, orang yang dimintai tolong berada di situasi serupa, orang
yang dimintai tolong memiliki karakteristik dan sumber daya untuk menolong,
ketakutan akan membebani orang yang dimintai tolong, adanya hubungan timbal
balik, adanya tawaran bantuan, dan keyakinan bahwa orang memiliki simpati."
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






