
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA PARENTING-RELATED SELF COMPASSION DENGAN PARENTAL BURNOUT
Banyaknya tanggung jawab orang tua dalam mengasuh dapat membuat
orang tua mengalami parental burnout. Hal tersebut dapat berkurang dengan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3842 S3842 Rif h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3842 Rif hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xiv., 136 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200135Klasifikasi S3842 Rif hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab RIFI SAMI NURFAUZIAH -
Banyaknya tanggung jawab orang tua dalam mengasuh dapat membuat
orang tua mengalami parental burnout. Hal tersebut dapat berkurang dengan
adanya sikap terbuka pada diri sendiri saat menghadapi kekurangan maupun
kegagalan. Penelitian sebelumnya yang menggunakan alat ukur self compassion
secara umum dirasa belum dapat menggambarkan keterbukaan diri orang tua
dalam konteks spesifik pengasuhan karena adanya tanggung jawab yang hanya
dimiliki saat melakukan pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan parenting-related self compassion dengan parental burnout.
Parenting-related self compassion diukur dengan Parenting Self Compassion
Scale (PSCS), parental burnout diukur dengan Parental Burnout Assessment
(PBA) versi bahasa Indonesia. Partisipan berjumlah 112 orang tua (Ayah = 18, Ibu
= 94) berusia 23 - 59 tahun (M = 42 tahun, SD = 7,73). Pengambilan data
dilakukan menggunakan kuesioner berbasis paper-pencil. Uji korelasi Spearman’s
Rho menunjukkan adanya hubungan negatif antara parenting-related self
compassion dengan parental burnout dengan kontribusi sebesar 6,2% (r = -0,249)
dan hubungan positif antara subskala negatif (self-judgment, isolation,
over-identification) dengan parental burnout dengan kontribusi sebesar 32,9% (r
= 0,574), sedangkan subskala positif tidak berhubungan. Pada parental burnout,
ibu memiliki skor yang lebih tinggi dari ayah khususnya pada gejala feeling of
being fed up dan contrast serta orang tua dengan pendidikan terakhir SMA lebih
tinggi daripada pendidikan terakhir diploma dan sarjana khususnya pada gejala
exhaustion. Pada parenting-related self compassion, ibu memiliki skor lebih tinggi
dari ayah pada subskala negatif parenting-related self compassion,
overidentification, dan self kindness, orang tua dengan pendidikan terakhir SMA
dan orang tua yang tidak bekerja memiliki skor lebih tinggi pada
over-identification, serta skor parenting-related self compassion dan mindfulness
lebih rendah dengan adanya asisten rumah tangga. Temuan ini menekankan
pentingnya self compassion pada orang tua dalam mengasuh anak, sehingga
iv
penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merancang langkah preventif parental
burnout dengan meningkatkan parenting-related self compassion terutama dalam
menghindari perilaku uncompassionate.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






