Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA DIMENSI RELASI SAUDARA KANDUNG DENGAN DIMENSI KOMPETENSI SOSIAL PADA REMAJA AKHIR"


"Relasi saudara kandung merupakan salah satu relasi yang berperan penting
terhadap perkembangan psikososial seseorang. Pada masa remaja, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012024S3839S3839 And hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3839 And h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii., 95 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110180114
    Klasifikasi
    S3839 And h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Relasi saudara kandung merupakan salah satu relasi yang berperan penting
    terhadap perkembangan psikososial seseorang. Pada masa remaja, saudara kandung
    menjadi salah satu sumber dukungan sosial utama, dengan keperluan untuk
    memperluas relasi pada masa remaja, saudara dapat menjadi salah satu peran yang
    dapat membantu remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat
    hubungan antara dimensi relasi saudara kandung dengan dimensi kompetensi sosial
    pada remaja akhir. Pendekatan yang diambil adalah pendekatan kuantitatif noneksperimental, dengan metode pengambilan data purposive sampling. Responden
    penelitian ini terdiri atas 34 remaja akhir yang memiliki saudara dan berdomisili
    Bandung. Pengambilan data diambil menggunakan alat ukur Sibling Relationship
    Questionnaire (SRQ) oleh Furman dan Buhrmester yang sudah diadaptasi dan alat
    ukur kompetensi sosial yang didasari oleh teori Rose-Krasnor yang disusun oleh
    Agustini (2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
    signifikan antara relasi saudara kandung faktor warmth dengan kompetensi sosial
    pada remaja akhir baik itu mengawali relasi (r = 0.379) maupun membina relasi (r
    = 0.376). Ditemukan juga hubungan signifikan antara faktor warmth (r = 0.716) dan
    rivalry dengan membina relasi (r = 0.669), dan hubungan yang kuat antara faktor
    conflict dengan kompetensi sosial membina relasi (r = 0.615) pada kelompok kakak.
    Sementara itu, pada kelompok adik ditemukan adanya hubungan kuat antara faktor
    warmth dan relative power (r = 0.358) pada penelitian ini. Adanya hubungan antara
    faktor relasi saudara kandung dan kompetensi sosial dapat dikarenakan relasi
    saudara yang menjadi salah satu acuan remaja dalam berinteraksi dengan dunia
    sekitarnya. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa setiap faktor
    relasi saudara kandung memiliki hubungan dengan kompetensi sosial pada remaja
    akhir"
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi