
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA SOCIAL COMPARISON DI MEDIA SOSIAL DENGAN PARENTAL BURNOUT PADA FIRST-TIME PARENTS
"Media sosial saat ini menjadi sumber informasi dan dukungan penting bagi orang
tua baru, tetapi juga dapat memicu perbandingan sosial yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012024S3837 S3837 Gab h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3837 Gab hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xix., 159 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110200027Klasifikasi S3837 Gab hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab GABRYELLA FATRICIA ANABEL -
"Media sosial saat ini menjadi sumber informasi dan dukungan penting bagi orang
tua baru, tetapi juga dapat memicu perbandingan sosial yang berdampak negatif,
seperti meningkatnya tingkat depresi, rasa tidak kompeten sebagai orang tua.
Dampak tersebut berpotensi meningkatkan kelelahan berlebihan pada orang tua
yang dikenal sebagai parental burnout. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi hubungan antara perbandingan sosial di media sosial dengan
parental burnout pada first-time parents. Metode sampling convenience digunakan
untuk mengumpulkan data dari 108 first-time parents (87% ibu, 13% ayah) berusia
21 – 42 tahun (M= 29,22; SD= 4,17) yang memiliki satu anak usia 0-5 tahun.
Perbandingan sosial diukur menggunakan alat ukur Iowa-Netherlands Comparison
Orientation Measure (INCOM), sedangkan parental burnout diukur menggunakan
Parental Burnout Assessment (PBA). Analisis Korelasi Spearman Rho
menunjukkan adanya hubungan positif antara perbandingan sosial di media sosial
dengan parental burnout pada first-time parents, r(106) = .243, p = .011, dengan
kontribusi sebesar 5,9% (R²). Social comparison dan parental burnout memiliki
perbedaan pada jenis kelamin dan kondisi finansial yang lebih tinggi pada ibu dan
pada orang tua dengan kondisi finansial yang lebih rendah. Meskipun prevalensi
parental burnout rendah, first-time parents lebih rentan untuk mengalami
emotional exhaustion sehingga diperlukan langkah preventif untuk mencegah
peningkatan simptom parental burnout pada first-time parents. Temuan ini
menambahkan pengembangan literatur mengenai social comparison di media sosial
pada orang tua yang dapat dikaitkan dengan dampak negatif, yaitu parental
burnout. Penelitian ini memiliki implikasi terhadap respons first-time parents
dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam konteks social comparison"
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






