Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN ACCEPTANCE OF ILLNESS


"Religiusitas memiliki peranan yang penting terhadap penerimaan penyakit
yang dialami seseorang agar dapat menghasilkan kualitas hidup yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012020S3828S3828 Nid hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3828 Nid h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii., 88 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110160043
    Klasifikasi
    S3828 Nid h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Religiusitas memiliki peranan yang penting terhadap penerimaan penyakit
    yang dialami seseorang agar dapat menghasilkan kualitas hidup yang lebih baik.
    Studi sebelumnya mengenai religiusitas dan penerimaan terhadap penyakit
    seringkali menggunakan teori dengan pendekatan sosiologi, sehingga pada
    kesempatan ini peneliti tertarik untuk meneliti topik religiusitas yang dihubungkan
    dengan acceptance of illness menggunakan teori dengan pendekatan psikologi.
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empirik mengenai hubungan
    antara religiusitas dan acceptance of illness pada individu usia produktif penderita
    hipertensi. Teori yang digunakan adalah teori The Centrality of Religiosity dan
    Acceptance of Illness. Subyek penelitian ini berjumlah 44 responden, yang terdiri
    dari laki-laki (n=18) dan perempuan (n=26) dan berada pada usia produktif (15-64
    tahun). Alat ukur yang digunakan yaitu The Centrality of Religiosity Scale (CRSi20), dengan reliabilitas 0,824 dan Acceptance of Illness Scale (AIS), dengan
    reliabilitas 0,823. Rancangan penelitian yaitu berupa penelitian kuantitatif
    noneksperimental yang dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Teknik
    pengambilan sampel yang digunakan yaitu convenience sampling. Pengambilan
    data dilakukan secara offline dengan menggunakan kuesioner.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subyek penelitian
    merupakan orang yang sangat religius dan memiliki acceptance of illness yang
    juga tinggi (56,8%). Uniknya, tidak ditemukan subyek penelitian yang tidak religius
    dan memiliki acceptance of illness yang rendah. Fakta ini menyajikan sejumlah
    kemungkinan yaitu 1) subyek adalah individu yang sangat religius sehingga
    mampu mengembangkan penerimaan atas penyakitnya, 2) subyek sudah berada
    dalam tahap penerimaan atas penyakitnya, dan mereka memilih coping dengan
    pendekatan religius, atau 3) subyek mengisi kuesioner dengan menggunakan
    referensi normatif, bukan berdasarkan pengalaman nyata mereka. Selain itu,
    diperoleh juga hasil bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan terhadap
    religiusitas maupun acceptance of illness pada kelompok usia maupun jenis
    kelamin. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menentukan sampel yang
    representatif dan menambahkan data penunjang mengenai faktor-faktor yang
    memengaruhi religiusitas maupun acceptance of illness.
    "
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi