Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] PERAN COPING AYAH DAN IBU MENGHADAPI EMOSI NEGATIF ANAK TERHADAP KEMAMPUAN REGULASI EMOSI ANAK USIA 3-5 TAHUN


"Perkembangan anak usia 3-5 tahun berada pada periode dimana
perkembangan emosi mengalami peningkatan pemahaman emosi. Mereka
mulai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042023T0873T0873 Del pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0873 Del p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xi., 172 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420190003
    Klasifikasi
    T0873 Del p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Perkembangan anak usia 3-5 tahun berada pada periode dimana
    perkembangan emosi mengalami peningkatan pemahaman emosi. Mereka
    mulai memahami emosi tertentu akan mempengaruhi perilaku tertentu dan
    emosi juga dapat mempengaruhi orang lain. Pada periode ini peran orangtua
    masih diperlukan dalam perkembangan anak, sama halnya dalam
    perkembangan emosi anak. Orangtua kemudian berfungsi mendampingi dan
    membantu anak mencari strategi untuk mengatasinya terutama emosi negatif.
    Strategi tersebut yang selanjutnya disebut sebagai coping orangtua
    menghadapi emosi negatif yang mengarahkan anak bagaimana mengelola dan
    mengatur emosinya yang selanjutnya disebut regulasi emosi. Perkembangan
    regulasi emosi sendiri merupakan aspek penting dalam perkembangan emosi
    anak yang bertugas menyesuaikan dengan tuntutan lingkungan. Secara lebih
    jauh kemampuan regulasi emosi yang kurang baik memiliki indikasi jangka
    panjang permasalahan internalisasi maupun eksternalisasi. Peranan dalam
    perkembangan emosi anak bukan saja pada ibu melainkan juga terjadi pada
    ayah, sehingga peneliti merasa perlu untuk melakukan penelitian tersebut
    untuk melihat peran coping ayah maupun ibu terhadap kemampuan regulasi
    emosi anak usai 3-5 tahun
    Penelitian ini dilakukan pada 71 pasang orangtua yang memiliki anak usia
    3-5 tahun dengan total responden 142 orang menggunakan Teknik purposive
    sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Coping with
    Children’s Negative Emotions Scale (CCNES) dan Emotion Regulation
    Checklist (ERC). Pengisian dilakukan dengan 2 cara yaitu melalui kuesioner
    daring dan juga paper and pensil tes di beberapa sekolah TK. Teknik analisis
    statistik yang dilakukan menggunakan multiple regression. Hasil pengujian
    hipotesis didapatkan bahwa adanya peran supportive reactions dan
    unsupportive reactions secara bersama-sama baik pada ayah dan ibu
    berkontribusi mempengaruhi kemampuan regulasi emosi anak usia 3-5 tahun
    sebesar 45% dengan taraf kuat. Hanya saja dalam hal ini peran coping
    supportive reactions (R = 0,321) dan unsupportive reactions (R = -0,561) ibu
    lebih signifikan berkontribusi terhadap kemampuan regulasi emosi anak usia
    3-5 tahun. Hasil ini dibandingkan dengan supportive reactions (R= 0,084) dan
    unsupportive reactions ayah (R=0,065) yang tidak banyak berperan terhadap
    kemampuan regulasi emosi anak. Hasil ini menunjukkan peran coping ibu
    lebih berdampak besar ketimbang coping ayah dalam mempengaruhi
    kemampuan regulasi emosi anak usia 3-5 tahun."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi