
Text
[TESIS] ADAPTASI BUDAYA PROTOKOL CUTTING DOWN PROGRAMME (CDP) SEBAGAI INTERVENSI NON-SUICIDAL SELF INJURY (NSSI) PADA MAHASISWA Cultural Adaptation on Cutting Down Programme (CDP) as NonSuicidal Self-Injury (NSSI) Intervention for College Students
"Perilaku menyakiti diri sendiri yang dilakukan secara sengaja tanpa ada niat bunuh
diri dan tidak sesuai dengan norma sosial disebut ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042024T0870 T0870 And a Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0870 And aPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik xii., 110 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420210035Klasifikasi T0870 And aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Andi Tenri Faradiba -
"Perilaku menyakiti diri sendiri yang dilakukan secara sengaja tanpa ada niat bunuh
diri dan tidak sesuai dengan norma sosial disebut non-suicidal self injury (NSSI).
Ada 39,3% remaja Indonesia melakukan NSSI. Jika perilaku NSSI berulang dengan
frekuensi yang lebih sering, potensi bunuh diri semakin kuat terjadi di masa dewasa.
Program intervensi untuk menangani NSSI masih jarang di Indonesia. Penelitian
ini bertujuan melakukan modifikasi yang sistematik terhadap protokol intervensi
Cutting Down Programme (CDP) yang dibuat khusus dan sudah teruji efektif
menurunkan NSSI dengan mempertimbangkan bahasa, budaya, dan konteks yang
sesuai dengan pola, makna, dan nilai yang berlaku di Indonesia. Adaptasi dilakukan
agar protokol intervensi teruji mampu laksana dijalankan di Indonesia. Metode
adaptasi budaya yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari 4 tahap (Perera,
dkk, 2020), yaitu (1) pengumpulan informasi, (2) menyusun dimensi adaptasi, (3)
konsultasi lokal, (4) evaluasi eksternal. Hasil studi literatur dikelompokkan menjadi
tiga kategori mengenai fenomena, penyebab, dan penanganan NSSI. Selanjutnya,
dimensi adaptasi dibuat yang terdiri dari delapan dimensi. Lalu dilakukan tahap
konsultasi lokal dengan melibatkan tiga orang psikolog klinis. Sejumlah modifikasi
dilakukan terhadap program intervensi yang membuatnya berbeda dari versi aslinya
kemudian diberikan kepada dua ahli untuk dievaluasi secara kuantitatif
menggunakan Cultural Relevance Questionnaire dan secara kualitatif. Hasilnya
adalah protokol CDP versi asli yang terdiri dari 14 sesi disusun menjadi brief
therapy yang terdiri dari 7 sesi dan teruji mampu laksana sebagai intervensi NSSI
dari evaluasi ahli. Penambahan sesi stabilisasi emosi dari versi asli dilakukan
sebagai bagian dari modifikasi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan klien khas
Indonesia. Lebih lanjut, versi brief therapy CDP disusun dengan fokus pada halhal terkait intrapersonal individu dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif
penanganan NSSI setelah melakukan uji efikasi terhadapnya"
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






