Detail Cantuman

Image of KONSTRUKSI MAKNA JILBAB FASHIONABLE (STUDI FENOMENOLOGI MENGENAI KONSTRUKSI MAKNA JILBAB FASHIONABLE OLEH ANGGOTA HIJABERS COMMUNITY BANDUNG)

 

KONSTRUKSI MAKNA JILBAB FASHIONABLE (STUDI FENOMENOLOGI MENGENAI KONSTRUKSI MAKNA JILBAB FASHIONABLE OLEH ANGGOTA HIJABERS COMMUNITY BANDUNG)


ABSTRAK
Puji Prihandini. 210120120029 "Konstruksi Makna Jilbab fashionable" Pembimbing: Dr.Hj. Jenny Ratna Suminar, M.Si dan Dr.Hj. Betty RFS ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700060302.2 Pri k/R.21.15Perpustakaan Pusat (REF.21.15)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Pri k/R.21.15
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;159 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Puji Prihandini. 210120120029 "Konstruksi Makna Jilbab fashionable" Pembimbing: Dr.Hj. Jenny Ratna Suminar, M.Si dan Dr.Hj. Betty RFS Soemirat,
    M.S
    Penelitian berjudul "konstruksi makna jilbab fashionable" ini bermula dari pemakaian jilbab serta fashion yang sedang populer saat ini. Gaya hidup berjilbab telah menjadi salah satu bentuk budaya populer, dimana salah satunya ditandai dengan munculnya komunitas yang peduli terhadap agama dan fashion yakni Hijabers Community. Peneliti ingin mengkaji lebih jauh mengenai, motif, makna dan pengalaman komunikasi jilbab fashionable oleh anggota Hijabers Community Bandung.Teori yang digunakan dalam membentuk kerangka pemikiran adalah teori tindakan sosial Max Weber, teori Fenomenologi Alfred Schutz, dan teori Interaksi Simbolik Mead dan Blumer. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan tradisi fenomenologi. Tradisi ini berupaya mengungkap dan memahami realitas penelitian berdasarkan perspektif subjek penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan enam informan sebagai sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan motif dalam berjilbab fashionable terdiri dari motif inspirasi, atraksi, dan diferensiasi. Sedangkan jilbab fashionable dimaknai dengan jilbab sebagai media dakwah, aktuliasasi diri, dan sebagai proses belajar. Pengalaman komunikasi dalam berjilbab, anggota merasakan dirinya lebih nyaman dan percaya diri dengan berjilbab fashionable, namun dirinya tidak merasa lebih soleh atau lebih baik dari perempuan yang balm berjilbab_ adapun saran untuk penelitian, kedepanya jilbab fashionable merupakan fenomena yang menarik dan bersifat sangat dinamis. Fenomena ini sangat menarik jika dikaji lebih dalam, terutama terkait dengan konstruksi makna fashion dalam berjilbab bagi muslimah yang bergerak di bidang seni dan industri fashion.

    Kata kunci: fashionable, jilbab, interaksi simbolik, fenomenologi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi