Konvergensi simbolik dalam menciptakan kohesifitas kelompok ( studi tema-tema fantasi komunikasi kelompok muslim - tionghoa di kota Makassar)
Konvergensi simbolik dalam komunikasi kelompok Muslim-Tionghoa
mengidentifikasi membangun makna bersama dalam kelompok dengan instrumen
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100136 302.222 3 Ari k/R.17.262 Perpustakaan Pusat (REF.17.262) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.222 3 Ari k/R.17.262Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xviii,;318 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.222 3 Ari kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Arianto -
Konvergensi simbolik dalam komunikasi kelompok Muslim-Tionghoa
mengidentifikasi membangun makna bersama dalam kelompok dengan instrumen
analisis tema-tema fantasi dimana para anggota membangun, berbagi makna, dan
pemahaman yang sama dalam kelompok.
Fokus penelitiannya adalah kajian pada bagaimana berbagai tema-tema
fantasi dalam komunikasi kelompok menciptakan kohesifitas kelompok Muslim
Tionghoa di kota Makassar. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi dan
menemukan tema-tema fantasi, isyarat simbolik (symbolic cue), kelakar (Joke),
dan struktur visi retorik tema-tema fantasi kelompok Muslim- Tionghoa serta
membuat pola berbagi tema-tema fantasi dalam menciptakan kohesifitas
kelompok Muslim- Tionghoa.
Pencapaian tujuan pene1itian Ill! dilakukan dengan menggunakan
paradigma interpretatif dengan tipe penelitian studi kasus (case study), pendekatan
analisis data kualitatif. Tipe penelitian dibangun dengan pendekatan studi kasus
yang menekankan pada pemahaman mengenai masalah-masalah dalam berbagi
makna dan pemahaman konvergensi simbolik dengan menganalisis tema-tema
fantasi dalam ke1ompok dengan penuh kesadaran, menggunakan observasi
partisipan sebagai sumber utama pengumpulan data sehingga nantinya mengerti
bagaimana subjek berperilaku dalam konteks komunikasi kelompok.
Hasil penelitian konvergensi simbolik dalam komunikasi kelompok
Muslim- Tionghoa di kota Makassar dengan berbagi tema-tema fantasi, meliputi :
tema fantasi : "Keutamaan Shalat", tema fantasi : "Islam Anti Kekerasan", tema
fantasi "Pengetahuan Sifat Allah", tema fantasi "Mengajak Shalat Berjamaah",
tema fantasi "Pengalaman Menjadi Imam", tema fantasi "Berzakat", tema fantasi
"Pengalaman Non-Muslim", tema fantasi "Pengetahuan isi ceramah", tema
fantasi "Kekhusyukan dalam shalat", dan tema fantasi "Pengetahuan Manahan
Marah". Tema-tema fantasi tersebut dapat membantu anggota kelompok Muslim
Tionghoa menafsirkan interaksi dan menciptakan realitas sosial dalam
kelompoknya.
Kelompok Muslim- Tionghoa yang telah berinteraksi dalam waktu lama
mengembangkan tema-tema fantasi yang disebut dengan isyarat simbolis secara
verbal, meliputi: "palang merah", "tiga sekawan", "tiga serangkai", sedangkan
isyarat nonverbal meliputi gesture dengan "rnengangkat tangan dan
menggoyangkan jempol tangan-kanan" dan "rnengangkat dua tangan sejajar
telinga" dan kelakar, meliputi: akronim, "PITI", "kompor', dan "asbun" yang
dimengerti secara bersama. Berbagi isyarat simbolik dan kelakar kelompok
Muslim- Tionghoa dilakukan untuk menjaga, memelihara, dan menciptakan
komunikasi empatik.
Pola berbagi tema-tema fantasi ini membentuk daya tarik kelompok
dengan memperhatikan aspek perilaku individu dan aspek kelompok menciptakan
kohesifitas kelompok Muslim-Tionghoa. Kohesifitas dirasakan dalam kelompok
ketika anggota kelompok merasa nyaman menyampaikan perasaan, keinginannya. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






