Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] Hubungan antara Perspective Taking dengan Intensitas Konflik pada Relasi Ibu dan Remaja : Analisis Actor-Partner Interdependence Model (APIM)


"Hubungan antara Perspective Taking dengan Intensitas Konflik pada Relasi Ibu dan Anak
Remaja : Analisis Actor-Partner Interdependence Model ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042023T0851T0851 Mum hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0851 Mum h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    x., 85 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420200027
    Klasifikasi
    T0851 Mum h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Hubungan antara Perspective Taking dengan Intensitas Konflik pada Relasi Ibu dan Anak
    Remaja : Analisis Actor-Partner Interdependence Model (APIM)
    Perspective taking merupakan faktor penting dalam menurunkan konflik orang tua-anak.
    Penelitian sebelumnya pada umumnya menggunakan pendekatan non dyadic untuk mengukur
    perspective taking anak atau orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
    hubungan kemampuan perspective taking ibu terhadap remaja dan remaja terhadap ibu dengan
    intensitas konflik ibu-anak menggunakan pendekatan Actor-Partner Interdependence Model
    (APIM). Penelitian ini melibatkan 158 pasangan ibu dan anak remajanya. Pengambilan data
    dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online dalam bentuk google form pada setiap partisipan
    dengan supervisi secara daring. Alat ukur yang digunakan adalah Self Dyadic Perspective Taking
    dan Issue Checklist yang telah divalidasi ke dalam Bahasa Indonesia. Menggunakan analisis
    APIM_SEM, hasil penelitian ini menemukan bahwa perspective taking remaja terhadap ibu
    berhubungan dengan intensitas konflik ibu-remaja berdasarkan penilaian remaja, tetapi tidak
    berhubungan dengan intensitas konflik ibu-remaja berdasarkan penilaian ibu. Sementara itu,
    perspective taking ibu terhadap remaja tidak berhubungan dengan intensitas konflik ibu-remaja
    baik berdasarkan penilaian ibu maupun penilaian remaja. Dapat disimpulkan bahwa perspective
    taking remaja merupakan faktor penting untuk menurunkan intensitas konflik antara ibu dan anak
    remajanya. Hasil ini menjadi hasil awal yang dapat dipertimbangkan untuk menyusun intervensi
    guna menurunkan intensitas konflik ibu-remaja. "
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi