
Text
[TESIS] PERAN PERCEIVED SOCIAL SUPPORT DAN STRATEGI COPING TERHADAP TINGKAT RESILIENSI REMAJA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA)
"Remaja yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menghadapi
tantangan kehidupan yang berbeda dengan remaja pada umumnya. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023T0848 T0848 Mei p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0848 Mei pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 107 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420190035Klasifikasi T0848 Mei pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab MEIDINA DWI PUTRI -
"Remaja yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) menghadapi
tantangan kehidupan yang berbeda dengan remaja pada umumnya. Mereka dituntut untuk
dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi sendiri tanpa arahan dari orang tua.
Ketidakmampuan mereka dalam mengatasi permasalahan tersebut dapat meningkatkan
risiko stress dan rentan mengalami masalah emosi. Remaja membutuhkan tingkat resiliensi
yang tinggi agar dapat mengatasi permasalahan yang dihadapinya dengan tepat. Terdapat
beberapa faktor yang berperan terhadap tingkat resiliensi remaja, diantaranya perceived
social support dan strategi coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
hubungan antara perceived social support dan strategi coping terhadap tingkat resiliensi
remaja yang tinggal di LKSA Kota Bandung. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja
yang tinggal di LKSA Kota Bandung. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 70
remaja yang berusia 15-17 tahun menggunakan teknik probability sampling dengan
metode two-stage cluster. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Brief-COPE, dan 14-item
Resilience Scale (RS-14). Pengisian skala dilakukan dengan paper and pencil test di LKSA
masing-masing responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan
analisis multiple regression. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perceived social
support dan strategi coping bersama-sama berperan terhadap tingkat resiliensi sebesar 44%
dengan kekuatan hubungan berada pada tingkat moderat. Nilai koefisien regresi untuk
variabel perceived social support (3,528), variabel problem-focused coping (1,250),
variabel emotional-focused coping (0,339) dan variabel avoidant – focused coping (-
0,565). Ini menunjukkan variabel perceived social support berperan lebih tinggi terhadap
resiliensi remaja dibandingkan dengan seluruh strategi coping."
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






