Detail Cantuman

Image of [TESIS] PENGARUH JOB STRESS RISK FACTORS TERHADAP WORKPLACE
WELL-BEING PADA KARYAWAN PT AGATE INTERNATIONAL

Text  

[TESIS] PENGARUH JOB STRESS RISK FACTORS TERHADAP WORKPLACE WELL-BEING PADA KARYAWAN PT AGATE INTERNATIONAL


"Karyawan yang mengalami stres di pekerjaan dapat mengalami ketidakpuasan
kerja, kinerja menurun dan dapat merugikan perusahaan. Stres kerja ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042023T0844T0844 Wid pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0844 Wid p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv., 188 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420200034
    Klasifikasi
    T0844 Wid p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Karyawan yang mengalami stres di pekerjaan dapat mengalami ketidakpuasan
    kerja, kinerja menurun dan dapat merugikan perusahaan. Stres kerja merupakan
    respons fisik dan emosional yang berbahaya yang terjadi ketika persyaratan
    pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya atau kebutuhan karyawan.
    Terdapat beberapa faktor penyebab stres kerja, diantaranya demands, control,
    support, relationships, role dan change. Karena kesejahteraan karyawan itu
    menjadi penting, banyak perusahaan-perusahaan di dunia yang berlomba-lomba
    mengembangkan program dalam mengutamakan kesejahteraan karyawan untuk
    mencapai produktivitas perusahaan yang optimal. Penelitian ini dilakukan untuk
    melihat pengaruh faktor stres kerja terhadap kesejahteraan karyawan di tempat
    kerja atau dapat disebut juga workplace well-being. Penelitian ini dilakukan kepada
    123 karyawan PT Agate International. Penelitian ini menggunakan pendekatan
    kuantitatif dengan data yang diperoleh menggunakan alat ukur job stress risk factor
    scale dan WWB scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab stres
    kerja berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan karyawan di tempat kerja (R2
    =
    0.598). Jika dibandingkan dengan dimensi lainnya, dimensi control memiliki
    pengaruh yang lebih besar terhadap workplace well-being. Sedangkan dimensi
    demands menjadi dimensi faktor stres kerja utama yang dirasakan sebagian besar
    karyawan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meninjau lebih dalam
    keterkaitan kedua dimensi di atas dengan variabel workplace well-being."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi