
Text
[TESIS] PERAN MODERASI DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP HUBUNGAN RUMINATION DAN POSTTRAUMATIC GROWTH PADA PEREMPUAN EMERGING ADULT DENGAN PENGALAMAN KEKERASAN DALAM PACARANPADA PEREMPUAN EMERGING ADULT DENGAN PENGALAMAN KEKERASAN DALAM PACARAN
Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) menjadi salah satu pengalaman traumatis yang
dialami perempuan muda di Indonesia. Kejadian traumatis dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042023T0828 T0828 Han p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0828 Han pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xviii., 245 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420200021Klasifikasi T0828 Han pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Hana Berliani Adiningsih -
Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) menjadi salah satu pengalaman traumatis yang
dialami perempuan muda di Indonesia. Kejadian traumatis dapat mengguncang
pandangan seseorang terhadap diri dan dunianya. Terlepas dari dampak negatif dari
pengalaman traumatis, terdapat korban kekerasan yang dapat mengalami
posttraumatic growth. Posttraumatic growth dapat dicapai setelah seseorang
melalui proses adaptasi kognitif dalam memahami kejadian traumatis, atau disebut
dengan rumination. Proses rumination tidak dapat dilepaskan dari lingkungan
sosial seseorang. Adanya dukungan sosial dapat membantu seseorang yang sedang
mengalami rumination untuk lebih mudah mencapai posttraumatic growth.
Penelitian ini berupaya menguji peran moderasi dukungan sosial dalam
memperkuat hubungan antara rumination dan posttraumatic growth. Pengambilan
data dilakukan secara daring dan melibatkan 105 perempuan berusia 18-25 tahun
yang pernah berada dalam hubungan pacaran dengan kekerasan selama minimal
satu tahun lamanya. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur Revised
Conflict Tactics Scale (CTS), Event-Related Rumination Inventory (ERRI),
Interpersonal Support Evaluation List (ISEL), dan Posttraumatic Growth
Inventory-X (PTGI-X). Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa mayoritas
partisipan memiliki intrusive rumination tinggi (54,29%), deliberate rumination
tinggi (68,57%), mendapatkan dukungan sosial yang tinggi (52,4%), dan
mengalami posttraumatic growth dalam level yang tinggi pula (50,48%). Hasil
analisis model moderasi sederhana Hayes menunjukkan bahwa tidak terdapat peran
moderasi dukungan sosial dalam memperkuat ataupun memperlemah hubungan
antara intrusive rumination dan posttraumatic growth (B= -0,2129, p= 0,7122).
Akan tetapi, ditemukan peran moderasi dukungan sosial terhadap hubungan antara
deliberate rumination dan posttraumatic growth (B= 1,9143, p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






