
Skripsi
[SKRIPSI] HUBUNGAN PERCEIVED SOCIAL SUPPORT DAN WELL-BEING PADA LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI WERDHA
Lansia merupakan tahapan perkembangan terakhir manusia. Pada kelompok
usia tersebut, terdapat berbagai permasalahan dan kebutuhan yang berbeda ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3813 S3813 Van h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3813 Van hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 96 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110160102Klasifikasi S3813 Van hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab VANESSA PRISCILLA -
Lansia merupakan tahapan perkembangan terakhir manusia. Pada kelompok
usia tersebut, terdapat berbagai permasalahan dan kebutuhan yang berbeda dengan
tahap sebelumnya. Salah satunya adalah terkait dengan keberadaan fasilitas yang
sesuai dengan keterbatasan yang dimiliki oleh lansia, sehingga beberapa lansia
memilih untuk tinggal di panti werdha. Kondisi tempat tinggal di panti werdha juga
menimbulkan permasalahan, seperti kurangnya kontak lansia dengan lingkungan
sosialnya, seperti keluarga atau teman lamanya di luar panti. Padahal, keberadaan
dukungan sosial menjadi hal yang krusial pada lansia, karena memiliki banyak
fungsi salah satunya terkait dengan kesejahteraan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perceived social
support dan well-being pada lansia yang tinggal di panti werdha. Dalam penelitian
ini, perceived social support diukur menggunakan Social Provision Scale (SPS)
yang didasari oleh teori Weiss (1974). Sementara well-being diukur menggunakan
PERMA Profiler yang didasari oleh teori Seligman (2011). Rancangan penelitian
ini adalah non-eksperimental kuantitatif yakni studi korelasi menggunakan
kuesioner. Responden yang terkumpul dengan teknik pengambilan sampel
convenience sampling adalah sebanyak 31 orang lansia dari 3 panti werdha yang
terpilih. Menggunakan korelasi spearman, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan
antara perceived social support dan well-being pada lansia yang tinggal di panti
werdha (r = 0.755; p = 0.000). Hubungan tersebut berupa korelasi positif tinggi.
iv
Selain itu, lansia yang tinggal di panti werdha menggambarkan perceived social
support dan well-being pada kategori yang tinggi.
Penelitian selanjutnya dapat meningkatkan jumlah responden serta
menggunakan alat ukur perceived social support yang dapat mengukur skala value
dan frekuensi serta sumber dukungan spesifik sehingga menggambarkan hubungan
dengan lebih eksploratif.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






