
Skripsi
[SKRIPSI] AKSEPTABILITAS GRATITUDE JOURNAL SEBAGAI INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN KEBAHAGIAAN: STUDI MENGENAI PENERAPAN PROTOKOL PERILAKU BERSYUKUR KEPADA MAHASISWA
Tuntutan perkembangan yang dialami Mahasiswa pada tahapan usia
emerging adulthood membuat mereka berisiko mengalami penurunan kualitas
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3811 S3811 Riz a Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3811 Riz aPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 96 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190111Klasifikasi S3811 Riz aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab RIZKA FATWANAUVI AULIA -
Tuntutan perkembangan yang dialami Mahasiswa pada tahapan usia
emerging adulthood membuat mereka berisiko mengalami penurunan kualitas
kebahagiaan. Perasaan tidak bahagia berpotensi menimbulkan perilaku
menyimpang karena adanya dorongan untuk mencari kebahagiaan. Bersyukur
merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan kebahagiaan sehingga gratitude
journal dapat menjadi salah satu intervensi untuk meningkatkan kebahagiaan.
Sebelum intervensi dilakukan, perlu dilihat bagaimana bentuk penerimaan dari
populasi yang dituju kepada intervensi tersebut. Di Indonesia, belum banyak
penelitian yang secara khusus membahas gratitude journal pada mahasiswa
sehingga hal ini perlu dikaji lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana bentuk penerimaan mahasiswa apabila dilakukan intervensi
gratitude journal untuk meningkatkan kebahagiaan. Penelitian dilakukan
menggunakan pendekatan kualitatif dengan populasi mahasiswa Universitas
Padjadjaran yang dipilih menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian
ini adalah 20 partisipan yang belum pernah mengerjakan gratitude journal
sebelumnya, namun pada akhirnya hanya terdapat 18 partisipan yang mengikuti
penelitian hingga selesai. Partisipan mengerjakan gratitude journal selama 14 hari
kemudian dilakukan wawancara menggunakan alat ukur Theoretical Framework of
Acceptability (TFA) dari Sekhon dkk (2017) dengan tujuh komponen didalamnya,
yaitu Affective Attitude, Burden, Ethically, Intervention Coherence, Opportunity
Cost, Perceived Effectiveness, dan Self-Efficacy. Hasil penelitian yang didapatkan
kemudian diolah menggunakan thematic analysis. Hasilnya menunjukkan bahwa
secara umum partisipan menunjukkan jawaban yang positif dan gratitude journal
dapat dilakukan oleh mahasiswa. Meski begitu, beberapa partisipan mengatakan
bahwa gratitude journal akan lebih menantang untuk dilakukan bagi mereka yang
tidak terbiasa menulis. Berdasarkan tema akseptabilitas, terdapat tiga tema yang
perlu diwaspadai, yaitu Burden, Opportunity Cost, dan Self-Efficacy karena
berpotensi memengaruhi efektivitas intervensi gratitude journal.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






