Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA DIGITAL LITERACY DENGAN SELF-EFFICACY KELAS ONLINE PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNPAD


Sistem Pendidikan Jarak Jauh menjadi krusial ketika terjadinya pandemi
COVID-19 pada tahun 2020 yang mengharuskan diberlakukannya karantina ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012023S3786S3786 Sha hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3786 Sha h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii., 131 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170134
    Klasifikasi
    S3786 Sha h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sistem Pendidikan Jarak Jauh menjadi krusial ketika terjadinya pandemi
    COVID-19 pada tahun 2020 yang mengharuskan diberlakukannya karantina dan
    penutupan ruang publik yang salah satunya termasuk institusi pendidikan. Dari
    asesmen yang dilakukan terhadap sistem pembelajaran ini selama periode
    pandemi, ditemukan bahwa Pendidikan Jarak Jauh masih memiliki banyak ruang
    untuk dikembangkan. Salah satu penelitian yang banyak dilakukan terkait PJJ
    adalah self-efficacy, suatu faktor keberhasilan pembelajaran yang penting karena
    pengaruhnya terhadap motivasi dan perilaku siswa. Self-efficacy sendiri adalah
    penilaian seseorang tentang kemampuan mereka dalam mengatur dan
    melaksanakan serangkaian tindakan yang diperlukan untuk mencapai jenis kinerja
    yang ditentukan (Bandura, 1986). Pada penelitian ini, akan dilihat hubungan
    antara self-efficacy kelas online dan digital literacy, suatu kemampuan yang
    dibutuhkan seseorang ketika berinteraksi dengan lingkungan digital.
    Dengan teknik stratified random sampling, penelitian ini mendapatkan
    responden sebanyak 230 orang mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas
    Padjadjaran periode akademik 2021/2022 dengan rentang usia 18-23 tahun. Alat
    ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Self-Efficacy Questionnaire for
    Online Learning (SEQoL) yang dikembangkan oleh Shen et al. (2013) dan
    diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh Fatima et al. (2022) dan Digital Literacy (Ng,
    2012) yang diadaptasi oleh Alifa (2020). Mayoritas responden ditemukan
    memiliki skor digital literacy (61,7%) dan self-efficacy kelas online (67,8%) yang
    termasuk dalam kategori tinggi. Uji korelasi Pearson‟s R menemukan bahwa
    terdapat hubungan positif yang signifikan (r = 0,494) antara digital literacy dan
    self-efficacy kelas online.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi