Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] GAMBARAN RESILIENSI DAN KESEHATAN MENTAL PADA EMERGING ADULT YANG MELAKUKAN NONSUICIDAL SELF-INJURY (NSSI)


Dalam tahap emerging adulthood, individu mengalami dinamika
kehidupan yang lebih kompleks karena ketidakstabilan dalam hidup yang mulai

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012023S3777S3777 Far gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3777 Far g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 128 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190039
    Klasifikasi
    S3777 Far g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam tahap emerging adulthood, individu mengalami dinamika
    kehidupan yang lebih kompleks karena ketidakstabilan dalam hidup yang mulai
    meningkat. Tuntutan dan tekanan dalam berbagai aspek kehidupan dapat
    mengarahkan mereka kepada permasalahan kesehatan mental, yang bila tidak
    tertangani dengan baik dapat memunculkan perilaku maladaptif seperti
    nonsuicidal self-injury (NSSI) sebagai bentuk coping. Dampak buruk yang dapat
    muncul dari keterlibatan seseorang dengan NSSI menunjukkan bahwa diperlukan
    faktor yang dapat membantu individu menghadapi situasi yang menekan agar
    individu terhindar dari keterlibatan dengan perilaku NSSI, di mana penelitian
    terdahulu menemukan resiliensi sebagai salah satu komponen yang secara
    signifikan mempengaruhi keterlibatan seseorang dengan NSSI. Penelitian ini
    bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi dan kesehatan mental pada
    emerging adult yang terlibat dalam NSSI di Jawa Barat.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan
    rancangan non-eksperimental. Sampling terhadap populasi dilakukan dengan
    menggunakan non-probability purposive sampling dan berhasil menarik 91
    partisipan yang memenuhi kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan untuk
    mengukur variabel adalah alat ukur 10-item CD-RISC untuk mengukur variabel
    resiliensi, GHQ-12 untuk mengukur variabel kesehatan mental, dan DSHI untuk
    melaporkan perilaku NSSI pada partisipan yang sebelumnya telah diadaptasi ke
    dalam Bahasa Indonesia dan melalui proses reliabilitas dan validitas. Hasil dari
    penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan memiliki tingkat resiliensi
    yang sedang dan tingkat kesehatan mental yang rendah. Hasil juga menunjukkan
    jumlah partisipan yang sangat rendah pada tingkat resiliensi dan kesehatan mental
    yang tinggi. Di sisi lain, partisipan menunjukkan rata-rata keterlibatan dengan
    NSSI sebanyak 19 kali dengan menggunakan rata-rata enam metode NSSI dalam
    satu tahun terakhir, di mana memukul diri, menggaruk tubuh, maupun
    membenturkan kepala ditemukan sebagai tiga metode yang paling banyak
    dilakukan oleh partisipan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi
    tinjauan maupun masukan bagi penelitian selanjutnya maupun masukan bagi
    pengembangan metode intervensi terhadap populasi NSSI
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi