
Text
[SKKRIPSI] GAMBARAN STRES AKADEMIK MAHASISWA PENERIMA BIDIKMISI INDONESIA
"Selama menjalani perkuliahan, mahasiswa memiliki tuntutan-tuntutan
akademik yang perlu dipenuhi. Bidikmisi Indonesia merupakan program ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3774 S3774 Yug g Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3774 Yug gPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xiv., 66 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190095Klasifikasi S3774 Yug gTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab YUGHNI KHAIRUSSABILA HARJA -
"Selama menjalani perkuliahan, mahasiswa memiliki tuntutan-tuntutan
akademik yang perlu dipenuhi. Bidikmisi Indonesia merupakan program bantuan
dana pendidikan untuk mahasiswa ekonomi tidak mampu yang diberikan dengan
syarat batasan minimal IPK dan waktu lulus. Persyaratan tersebut akhirnya menjadi
tuntutan lain yang perlu dipenuhi oleh mahasiswa yang mengikuti program tersebut.
Mahasiswa Bidikmisi tak jarang mengalami stres akademik dalam usaha memenuhi
tuntutan akademik maupun beasiswa yang didapatnya. Hal ini berisiko dapat
berpengaruh buruk pada prestasi akademik, perilaku, dan kecepatan kelulusan
mahasiswa, sehingga stres akademik menjadi penting untuk dikaji. Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan gambaran stres akademik dan dimensi-dimensi
pembangunnya pada mahasiswa penerima Bidikmisi Indonesia. Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif dan non eksperimental dengan responden
merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi yang dipilih dengan teknik snowball
sampling (N=353). Alat ukur yang digunakan adalah Stress Appraisal dari Sentani
(2016) dengan tiga dimensi yaitu harm/loss, threat, dan challenge. Data dianalisis
dengan uji deskriptif dan uji beda yang dilakukan dengan aplikasi IBM SPSS
Statistics ver. 25. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa Bidikmisi
Indonesia memiliki tingkat stres akademik yang sedang hingga tinggi dan
mahasiswa perempuan memiliki tingkat stres akademik yang lebih tinggi."
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






