Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] PERAN DETERMINAN TERHADAP INTENSI DALAM PENGGUNAAN CYBER COUNSELING PADA MAHASISWA GENERASI Z


Layanan konseling online atau cyber counseling menjadi
layanan yang sering digunakan oleh generasi Z. Namun, belum banyak
yang meneliti ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012023S3771S3771 Amm pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3771 Amm p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 92 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190105
    Klasifikasi
    S3771 Amm p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Layanan konseling online atau cyber counseling menjadi
    layanan yang sering digunakan oleh generasi Z. Namun, belum banyak
    yang meneliti mengenai intensi generasi Z dalam menggunakan cyber
    counseling, khususnya di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini
    menggunakan teori Reasoned Action Approach (RAA) untuk
    mengetahui peran determinan terhadap intensi dalam menggunakan
    cyber counseling pada mahasiswa generasi Z di Universitas
    Padjadjaran. Selain itu, penelitian ini juga meneliti mengenai faktor
    latar belakang yang dapat memengaruhi intensi mahasiswa generasi Z.
    Penelitian ini dilakukan kepada 388 responden yang merupakan
    mahasiswa generasi Z di Universitas Padjadjaran.Pengambilan sampel
    dilakukan dengan teknik 2 stage cluster sampling. Penelitian ini
    menggunakan rancangan penelitian non-eksperimental dengan metode
    studi korelasional. Pengambilan data dilakukan menggunakan alat
    ukur yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan hasil wawancara
    elisitasi yang dilakukan kepada tujuh responden. Hasil penelitian ini
    menunjukkan bahwa attitudes towards behavior, perceived norm, dan
    perceived behavioral control berperan sebesar 36% terhadap intensi
    dalam menggunakan cyber counseling. Perceived norm merupakan
    determinan terkuat yang berperan terhadap intensi dalam
    menggunakan cyber counseling, diikuti dengan perceived behavioral
    control dan attitudes towards behavior. Selain itu, latar belakang
    yang memiliki perbedaan signifikan dalam intensi dan
    determinannya dalam menggunakan cyber counseling adalah jenis
    kelamin dan pengalaman konseling sebelumnya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi