
Text
[SKRIPSI] PERBANDINGAN RESILIENSI MAHASISWA TAHUN PERTAMA PENERIMA KIP DAN MAHASISWA REGULER DI UNIVERSITAS PADJADJARAN
Tahun pertama di perguruan tinggi memberikan tantangan tersendiri bagi mahasiswa baru namun terdapat perbedaan dalam meresponnya antara mahasiswa ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3769 S3769 Fad p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3769 Fad pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xiii., 112 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190006Klasifikasi S3769 Fad pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab FADILA HEDIATY ZAHRA -
Tahun pertama di perguruan tinggi memberikan tantangan tersendiri bagi mahasiswa baru namun terdapat perbedaan dalam meresponnya antara mahasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) dengan mahasiswa reguler. Perbedaan ini diperkirakan berhubungan dengan proses resiliensi mereka yang juga berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan resiliensi yang dimiliki oleh mahasiswa penerima KIP-K dan reguler, serta mengeksplorasi faktor-faktor demografi yang memprediksi resiliensi mahasiswa. Penelitian ini diikuti oleh 154 mahasiswa KIP-K dan 236 mahasiswa reguler Universitas Padjadjaran yang dipilih berdasarkan teknik stratified-cluster sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah CYRM-R Indonesia yang diadaptasi dari CYRM-R oleh Jefferies, McGarrigle, & Ungar (2018). Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan resiliensi pada mahasiswa KIP-K dan reguler (p>0,05). Meskipun mahasiswa KIP-K memiliki faktor risiko yang berbeda, proses resiliensi yang terjadi tergolong sama dengan mahasiswa reguler. Kedua kelompok memiliki rata-rata skor resiliensi yang tinggi. Hal ini berarti bahwa mahasiswa penerima KIP-K dan reguler memiliki sumber daya intrapersonal, interpersonal, dan ekologi yang baik. Dalam situasi yang sulit, kedua kelompok mahasiswa menggunakan semua sumber daya tersebut untuk mengurangi dampak negatif dan mengatasi tantangan untuk mencapai hasil yang positif. Selain itu, ditemukan pula resiliensi yang berbeda tergantung gender, terutama pada mahasiswa KIP K, dan bahwa gender menjadi faktor demografi yang memprediksi resiliensi mahasiswa tahun pertama (p≤0,05).
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






