
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN RELASI ORANG TUA-ANAK DAN SELF-ESTEEM PADA REMAJA AKHIR
Tahap perkembangan remaja akhir memiliki beberapa tugas perkembangan
yaitu autonomy from parents, gender identity, internalized morality dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3761 S3761 Div h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3761 Div hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xiii., 120 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190055Klasifikasi S3761 Div hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab DIVA NURVITA -
Tahap perkembangan remaja akhir memiliki beberapa tugas perkembangan
yaitu autonomy from parents, gender identity, internalized morality dan career
choice. Pada tahap perkembangan ini, terdapat beberapa isu terkait relasi orang tua
dengan remaja seperti otonomi dan afeksi yang diberikan orang tua terhadap
remaja. Self-esteem, sikap positif atau negatif individu terhadap diri sendiri,
merupakan komponen yang penting bagi remaja. Pengaruh orang tua bersifat
sensitif bagi self-esteem remaja terutama pada pembentukan konsep diri. Apabila
self-esteem rendah selama masa remaja, hal ini dapat memprediksi berbagai
masalah emosional dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan
gambaran mengenai hubungan antara dimensi-dimensi relasi orang tua-anak
dengan self-esteem pada masa remaja akhir. Subjek dari penelitian ini adalah
Mahasiswa S1 dan D4 Universitas Padjadjaran angkatan 2019, 2020, 2021.
Didapatkan 125 mahasiswa melalui teknik sampling stratified sampling dan twostaged cluster sampling. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif
dengan rancangan penelitian korelasional. Relasi orang tua-anak diukur
menggunakan alat ukur Tes Relasi Keluarga Bandung (TRK-B) dan self-esteem
menggunakan Rosenberg Self-esteem Scale. Hasil uji korelasi menggunakan
pearson correlation menunjukkan bahwa dimensi pembatasan, afeksi, keadilan,
pengakuan dan kepercayaan dari bapak dan ibu memiliki hubungan dengan selfesteem pada remaja akhir. Dimensi kepekaan dari bapak tidak memiliki hubungan
dengan self-esteem pada masa remaja akhir, namun dimensi kepekaan dari ibu
memiliki hubungan dengan self-esteem pada masa remaja akhir. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






