
Text
[TESIS] PERAN ADIKSI MEDIA SOSIAL TERHADAP SELFESTEEM YANG DIMEDIASI OLEH APRESIASI TUBUH (Studi pada Remaja Awal Perempuan Pengguna Media Sosial)
Remaja mengalami perubahan fisik yang signifikan dalam tubuh mereka selama masa pubertas, mereka cenderung mengalami persepsi yang sangat dinamis ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042023T0814 T0814 Nas p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0814 Nas pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 94 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420190014Klasifikasi T0814 Nas pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Nasywa Alfiyyah -
Remaja mengalami perubahan fisik yang signifikan dalam tubuh mereka selama masa pubertas, mereka cenderung mengalami persepsi yang sangat dinamis terhadap citra tubuhnya. Perkembangan citra tubuh remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya jenis kelamin perempuan dan pesan media. Pada era ini, pesan media lebih banyak diakses melalui media sosial. Penggunaan media sosial dapat memperkuat fokus pada tubuh sebagai objek sehingga remaja cenderung mengembangkan citra tubuh yang negatif. Selama masa pubertas, persepsi tentang penampilan fisik seseorang semakin penting untuk self worth, dengan masalah berat badan dan bentuk tubuh secara langsung mempengaruhi global self-esteem pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat citra tubuh sebagai mediator dalam peran adiksi media sosial terhadap self-esteem. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja awal perempuan yang tinggal di Bandung Raya. Responden dalam penelitian ini berjumlah 242 remaja berusia 12-15 tahun yang tinggal di Bandung Raya dan mengakes minimal satu media sosial selama 60 menit setiap harinya. Sampel penelitian didapatkan melalui teknik convenience sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebar secara daring melalui sekolah menengah pertama di Bandung. Adapun alat ukur yang digunakan adalah Body Appreciation Scale 2 (BAS-2) untuk mengukur apresiasi tubuh, Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem, dan Arabic Social Media Addiction Scale (ASMAS) untuk mengukur adiksi media sosial. Selain ketiga alat ukur tersebut, peneliti menggunakan data demografi yaitu usia, tingkat pendidikan, durasi penggunaan media sosial, konten yang diakses, konten yang diunggah, dan persepsi responden terhadap bentuk tubuhnya. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif non-parametrik. Hasil penelitian menunjukkan apresiasi tubuh sebagai mediator dalam peran adiksi media sosial terhadap self-esteem. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian besar responden memiliki apresiasi tubuh pada kategori tinggi, self-esteem yang berada di kategori sedang, serta mengalami adiksi media sosial. Kecenderungan terhadap kompulsi dalam penggunaan media sosial berkorelasi negatif paling signifikan dengan body image. Remaja yang memiliki dorongan tinggi dalam diri untuk terus menerus mengakses media sosial cenderung membentuk penilaian yang negatif terhadap tubuhnya, sehingga mereka cenderung mengembangkan self-esteem yang rendah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






