Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] PENYUSUNAN ALAT UKUR PREJUDICE TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA: ADAPTASI ALAT UKUR EXPLICIT PREJUDICE DAN PENGEMBANGAN ALAT UKUR IMPLICIT PREJUDICE


Prejudice terhadap orang dengan gangguan jiwa dapat berdampak pada orang dengan gangguan jiwa dan treatment yang diberikan. Hal ini menunjukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042023T0810T0810 Mei pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0810 Mei p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 177 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420190026
    Klasifikasi
    T0810 Mei p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Prejudice terhadap orang dengan gangguan jiwa dapat berdampak pada orang dengan gangguan jiwa dan treatment yang diberikan. Hal ini menunjukan perlunya mengetahui adanya kecenderungan prejudice terhadap orang dengan gangguan jiwa. Beberapa penelitian terdahulu, menemukan bahwa pengukuran prejudice secara implisit dan eksplisit tidak berkorelasi dan merupakan multidimensional construct yang menilai komponen prejudice yang berbeda hingga memprediksi jenis perilaku yang berbeda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh instrumen pengukuran yang reliabel dan valid untuk mengukur explicit dan implicit prejudice terhadap orang dengan gangguan jiwa, serta melihat hubungan antara kedua jenis pengukuran tersebut. Pada penelitian ini, dilakukan adaptasi alat ukur eksplisit Prejudice toward People with Mental Illness (PPMI) mengacu pada pedoman adaptasi alat ukur dari International Test Commission (ITC) dan pengembangan alat ukur Single Category Implicit Association Test (SCIAT) mengacu pada standards for educational and psychological testing dari American Educational Research Association (AERA). Sebanyak 400 individu dewasa berpartisipasi dalam uji coba alat ukur pada penelitian ini, dengan seluruh partisipan menyelesaikan pengukuran implisit dan eksplisit. Hasil penelitian menemukan bukti reliabilitas dan validitas berdasarkan konten, proses respon, dan struktur internal untuk alat ukur eksplisit. Selain itu, ditemukan juga bukti reliabilitas dan validitas berdasarkan konten dan proses respon untuk alat ukur implisit. Selanjutnya, pengukuran explicit dan implicit prejudice secara signifikan menunjukkan korelasi negatif yang sangat lemah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi