Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[DESERTASI] PENGARUH SHAME-PRONENESS TERHADAP COUNTERPRODUCTIVE WORK BEHAVIOR YANG DIMEDIASI OLEH PERSONAL VALUES DENGAN ETHICAL CLIMATE SEBAGAI MODERATOR PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI PEKANBARU


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shame-proneness terhadap
counterproductive work behavior melalui personal values dengan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    190132022D085D085 Hij pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Disertasi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D085 Hij p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xxiii., 409 hlm.:ill.; 30 cm.
    Bahasa
    English
    ISBN/ISSN
    190130180005
    Klasifikasi
    D085 Hij p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    DESERTASI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shame-proneness terhadap
    counterproductive work behavior melalui personal values dengan moderasi ethical
    climate pada pengaruh shame-proneness dan personal values terhadap
    counterproductive work behavior. Personal values sebagai variabel yang memediasi
    pengaruh shame-proneness terhadap counterproductive work behavior terdiri dari
    empat subdimensi yang masing-masing berdiri sendiri, yaitu conservation, selftranscendence, openness to change dan self-enhancement
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif untuk menguji model yang diajukan
    serta hubungan antara keempat variabel yang diteliti. Pengambilan data dilakukan
    dengan menggunakan empat alat ukur. Sebanyak 404 skala yang diisi oleh PNS dari
    19 instansi di bawah Pemerintah Provinsi Riau yang dipilih berdasarkan cluster
    sampling, diolah menggunakan SEM dengan program Lisrel 8.8.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diajukan fit. Berdasarkan hasil
    analisis diketahui pula bahwa shame-proneness yang tinggi akan meningkatkan
    prioritas terhadap nilai conservation dan self-transcendence, yang kemudian
    membuat counterproductive work behavior menjadi rendah. Sebaliknya, shameproneness yang rendah berpengaruh terhadap prioritas terhadap openness to change
    dan self-enhancement yang tinggi, yang kemudian meningkatkan counterproductive
    work behaviour. Sementara itu, ethical climate memperkuat pengaruh shameproneness baik secara langsung maupun melalui conservation dan self-transcendence
    terhadap CWB dan memperlemah pengaruh shame-proneness melalui openness to
    change dan self-enhancement terhadap CWB. Hal ini menjelaskan bahwa meskipun
    karakter individu merupakan faktor penting dalam menjelaskan perilaku di tempat
    kerja sehingga perlu terus dilakukan pengembangan karakter yang positif, lingkungan
    kerja dengan ethical climate yang positif tidak kalah penting untuk dibentuk dan
    dipertahankan oleh pembuat kebijakan di pemerintahan di Kota Pekanbaru.
    Sebagaimana penelitian lain pada umumnya, penelitian ini juga memiliki kelemahan.
    Kelemahan utama terkait dengan metodologis yang disebabkan kondisi pengambilan
    data dilakukan pada masa Pandemi Covid-19. Namun demikian, beberapa kelemahan
    tersebut telah coba diatasi hingga penelitian tetap diupayakan untuk dilakukan dengan
    baik. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas dan memperdalam
    penelitian ini dengan melibatkan variabel-variabel penting lainnya seperti tingkat
    jabatan struktural dan kepemimpinan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi