Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Penggunaan Efek Anti Konvulsi Fraksi Alkaloid Akar Moringa Oleifera Lamk dengan Metode Induksi Strikum dan Pentetrazol.


Efek antikonvulsi fraksi alkaloid akar Moringa oleifera LAMK, telah diteliti dengan menggunakan metode induksi striknin dan metode induksi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021941000036Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    850
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    850
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Efek antikonvulsi fraksi alkaloid akar Moringa oleifera LAMK, telah diteliti dengan menggunakan metode induksi striknin dan metode induksi pentetrazol. Fraksi alkaloid M. oleifera LAMK. tersebut diberikan pada mencit yang telah dikelompokkan secara acak, dan diberikan dengan variasi dosis 912,5, 25, 50, dan 100 mg/kg berat badan).
    Hasil percobaan dengan menggunakan striknin sebagai penginduksi kejang (konvulsi), fraksi alkaloid dapat memperlambat timbulnya kejang (onset) dan memperpanjang waktu hidup hewan percobaan. Efek tersebut mulai terlihat pada dosis terkecil (12,5 mg/kg) dan meningkat dengan kenaikan dosis. Efek antikonvulsi fraksi alkaloid akar M. oleifera LAMK. tidak terlihat pada percobaan dengan menggunakan pentetrazol sebagai penginduksi kejang, baik pada onset, session, maupun durasi. Smapai dosis terbesar, 100 mg/kg, fraksi alkaloid tidak menunjukkan efek yang bermakna.
    Dari hasil penelitian ini diduga bahwa fraksi alkaloid M. oleifera LAMK. dapat menghambat kerja striknin di medulla spinalis.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi