Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] PERAN STRENGTH-BASED PARENTING TERHADAP KEPUASAN HIDUP DENGAN MEDIASI TERPENUHINYA KEBUTUHAN


"Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran terpenuhinya kebutuhan
psikologis dasar sebagai mediator hubungan antara peran ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042023T0807T0807 Sal pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0807 Sal p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv., 132 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420200024
    Klasifikasi
    T0807 Sal p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran terpenuhinya kebutuhan
    psikologis dasar sebagai mediator hubungan antara peran strength-based
    parenting terhadap kepuasan hidup pada remaja. Pendekatan pada penelitian ini
    adalah non-experimental quantitative research dengan analisis simple mediation
    process model 4 hayes. Teknik sampling yang digunakan adalah two stage cluster
    sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 284 remaja SMP Negeri di Kota
    Bogor. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk
    google form kepada setiap responden dengan instruksi secara luring. Alat ukur
    yang digunakan adalah Strength-based parenting Scale (Waters, 2015) reliabilitas
    α = 0.942, Life Satisfaction (Pavot & Diener, 1993) reliabilitas α = 0.836, Basic
    Psychological Need Satisfaction (Ryan & Deci, 2017) reliabilitas α = 0.884,
    ketiga alat ukur telah valid dan reliabel untuk penelitian di Indonesia. Hasil
    penelitian ini menunjukkan bahwa strength-based parenting memiliki hubungan
    positif yang signifikan terhadap kepuasan hidup melalui mediasi terpenuhinya
    kebutuhan psikologis dasar pada remaja usia 12-15 tahun di Kota Bogor. Hal ini
    dapat diartikan, semakin remaja mempersepsikan orang tua menggunakan
    strength-based parenting pada dirinya maka remaja akan merasa terpenuhi
    kebutuhan psikologis dasarnya. Terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar remaja,
    akan berdampak pada tingginya tingkat kepuasan hidup remaja. Sebaliknya,
    remaja yang mempersepsikan orang tuanya tidak menggunakan strength-based
    parenting berdampak pada terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar yang
    kemudian memengaruhi penilaian kepuasan hidup remaja. Implikasi penelitian ini
    adalah pentingnya remaja mempersepsikan orang tua menggunakan strengthbased dalam kepuasan hidup remaja usia 12-15 tahun. Dengan remaja
    mempersepsikan evaluasi dirinya yang positif akan membantu remaja dalam
    terpenuhinya kebutuhan psikologis dasar, yang kemudian akan membantu remaja
    dalam menilai tinggi kepuasan hidupnya."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi