
Text
[SKRIPSI] GAMBARAN FAKTOR RISIKO DAN PROTEKTIF RESILIENSI AKADEMIKMAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN
Mahasiswa dalam menjalani perkuliahan di perguruan tinggi tentunya akanmenghadapi masalah dan tantangan, baik dalam hal akademik maupunnon- akademik. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3722 S3722 Pra g Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3722 Pra gPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 113 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110180014Klasifikasi S3722 Pra gTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab PRAMESTATYA AFRAA AMADEA -
Mahasiswa dalam menjalani perkuliahan di perguruan tinggi tentunya akanmenghadapi masalah dan tantangan, baik dalam hal akademik maupunnon- akademik. Resiliensi akademik merupakan salah satu atribut psikologis pentingyang perlu ditumbuhkan dalam diri mahasiswa untuk membantu mereka mampumerespons kesulitan tersebut secara adaptif. Resiliensi akademik dapat mencegahdan mengurangi hasil negatif yang ditimbulkan dari berbagai kesulitanyangdihadapi mahasiswa, bahkan mendorong ke arah perkembangan positif. Olehkarena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi
akademik mahasiswa Universitas Padjadjaran. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non- eksperimental pada 188 responden dengan metode convenience sampling. Responden pada penelitian ini merupakan mahasiswa Universitas Padjadjarantahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pengambilan data dilakukan secaradaring dengan menggunakan platform Google Form. Teori yang digunakan adalahResiliensi Akademik oleh Cassidy yang memandang resiliensi akademik sebagai
respons berupa reaksi kognitif-afektif dan perilaku siswa yang adaptif dalammenghadapi kesulitan akademik. Alat ukur yang digunakan adalah AcademicResilience Scale (ARS-30) Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi akademik mahasiswaUniversitas Padjadjaran berada pada level yang tinggi (M = 117.59; SD=14.83). Pada dimensi perseverance (M = 49.37, SD = 6.07) dan reflecting and adaptivehelp-seeking (M = 39.87, SD = 5.18) juga berada pada level yang tinggi. Untukdimensi negative af ect and emotional response, hasil yang ditemukan beradapada level sedang menuju tinggi (22.66, SD=6.55). Faktor risiko di level individuyang dapat menghambat resiliensi akademik adalah emotional problems danpooracademic skills. Faktor protektif yang dapat membantu adalah tingginya self
esteem dan juga balance perspective on experience. Faktor risiko pada level
keluarga yang dapat menghambat yaitu harsh discipline yang diterapkanolehkeluarga, dan juga family conflict yang terjadi di dalam keluarga. Faktor protektif
dalam level keluarga yang membantu adalah cohesion and care within family danjuga material resource yang disediakan oleh keluarga. Faktor risiko di level
komunitas yang menghambat adalah high level of crime, violence, and povertyyang terjadi di lingkungan kampus. Faktor protektif di level komunitas yangmembantu adalah dorongan untuk success (academic or other) dan juga belief inthe child yang diberikan oleh lingkungan sekitar. Tidak ditemukan perbedaanresiliensi akademik antar angkatan dan juga jenis kelamin dalampenelitian ini.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






