Skripsi
Interaksi Mahasiswa di Kota Bandung Dalam Menggunakan Second Account di Media Sosial Instagram : Studi Etnografi Virtual Tentang Interaksi Verbal dan Non Verbal Mahasiswa di Kota Bandung Dalam Menggunakan Second Account di Media Sosial Instagram
ABSTRAK
Alamanda Mustika Putri Mardani, 210110160079, 2019. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan K1E0113 006.754 ALA i Perpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Karya Ilmiah K1E) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu KomunikasiJudul Seri -No. Panggil 006.754 ALA iPenerbit Fikom Unpad : Bandung., 2019 Deskripsi Fisik xi, 81 hlm. : Ilus. ; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 006.754 ALA iTipe Isi textTipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK
Alamanda Mustika Putri Mardani, 210110160079, 2019. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Interaksi mahasiswa di Kota Bandung dalam Menggunakan Second Account di Media Sosial Instagram. Penelitian ini dilakukan di bawah bimbingan Dr. Hj Purwanti Hadisiwi M.Ext.Ed. selaku pembimbing utama dan Rachmaniar S.Sos., M.I.Kom. selaku pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi verbal dan non verbal
pengguna second account di Instagram menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dramaturgi milik Erving Goffman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa interaksi verbal
yang terjadi seperti caption dalam foto atau video yang diunggah dan bertukar pesan di kolom komentar. Bahasa yang digunakan cenderung bersifat privat dan konten didominasi dengan konten pertemanan, diikuti oleh foto diri sendiri yang dirasa tidak cukup memenuhi standar “Instagram worthy” untuk diunggah ke main account. Beberapa interaksi non verbal juga terjadi, yaitu penggunaan fitur likes, foto atau video tanpa caption, dan penggunaan emoji atau emoticon. Jumlah likes di second account jauh lebih sedikit daripada di main account, begitu pun dengan jumlah followers. Terdapat beberapa alasan mengapa pengguna second account tidak menggunakan nama asli sebagai username, namun jawaban didominasi dengan adanya rasa tidak ingin orang lain mengetahui bahwa akun tersebut adalah milik mereka. Ditemukan pula bahwasanya para pengguna second account merasa lebih bebas berekspresi di second account karena hanya berisikan orang-orang terdekat, berbeda dengan main account di mana mereka merasa harus menunjukkan sisi terbaik diri mereka kepada publik.
Kata kunci: second account, Instagram, etnografi virtual, interaksi verbal dan non verbal.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






