Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA PARENTAL ATTACHMENT DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA DI ISLAMIC BOARDING SCHOOL


Remaja yang bersekolah di Islamic boarding school memiliki struktur
keseharian yang lebih padat jika dibandingkan dengan remaja yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012023S3735S3735 Nab hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3735 Nab h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv., 74 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110190003
    Klasifikasi
    S3735 Nab h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Remaja yang bersekolah di Islamic boarding school memiliki struktur
    keseharian yang lebih padat jika dibandingkan dengan remaja yang bersekolah di
    non boarding school. Dengan demikian, menarik untuk mengkaji psychological
    well-being nya. Salah satu hal yang membedakan remaja yang tinggal di boarding
    school dan non boarding school adalah ketidakhadiran orang tua secara fisik, maka
    menarik juga untuk mengkaji parental attachment sebagai salah satu faktor yang
    berhubungan dengan psychological well-being remaja. Studi ini bertujuan untuk
    memberikan gambaran psychological well-being, gambaran parental attachment,
    dan untuk mengetahui apakah parental attachment memprediksi psychological
    well-being. Rancangan penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik convenience
    sampling. Pengambilan data menggunakan google forms dan proses pengisian
    kuesioner disupervisi oleh peneliti. Responden merupakan remaja berusia 11-18
    tahun (M=14,10; SD=1,60) di salah satu Islamic boarding school (N=313).
    Pengukuran menggunakan alat ukur Brief Scale of Psychological Well-being for
    Adolesecence (BSPWB-A) dan The Inventory of Parent and Peer AttachmentRevised (IPPA-R), keduanya versi Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan
    bahwa dari empat dimensi psychological well-being (self-acceptance, positive
    interpersonal relationships, autonomy, dan life development), remaja di Islamic
    boarding school merasakan bahwa mereka sangat bisa mengembangkan dirinya,
    namun kurang bisa memiliki kemandirian untuk berperilaku sesuai keinginannya
    sendiri. Dari tiga dimensi parental attachment (trust, communication, alienation),
    remaja di Islamic boarding school lebih merasakan kepercayaan yang kuat di
    dalam hubungannya dengan orang tua dibanding dengan komunikasi dan perasaan
    asing (terisolasi) dengan orang tua. Terkait hubungan antara dua variabel, parental
    attachment memprediksi psychological well-being. Hasil penelitian ini
    menekankan pentingnya membangun rasa saling percaya antara orang tua dan anak
    sebelum membuat keputusan untuk memasuk boarding school. Dengan dasar
    tersebut, meskipun terdapat keterbatasan dalam otonomi remaja, remaja bisa
    memanfaatkan situasi di boarding school menjadi sarana untuk pengembangan
    dirinya dan membuat psychological well-being nya tetap terjaga
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi