
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN PERSEPSI DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PENYINTAS COVID-19 DI JAWA BARAT
Penyintas COVID-19 merupakan populasi baru dengan jumlah yang terus
meningkat seiring berkembangnya pandemi COVID-19 di seluruh dunia, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012023S3684 S3684 Sha h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3683 Sha hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik xii., 115 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190064Klasifikasi S3683 Sha hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab SHAFIRA IZQIVA R. -
Penyintas COVID-19 merupakan populasi baru dengan jumlah yang terus
meningkat seiring berkembangnya pandemi COVID-19 di seluruh dunia, termasuk
di Indonesia, secara khususnya di provinsi Jawa Barat yang menjadi tempat tinggal
bagi setidaknya 1 juta penyintas COVID-19 di negara ini. Meski telah sembuh,
berbagai literatur menunjukan mereka masih tetap memiliki permasalahan fisik,
psikologis, sosial, dan lingkungan yang memperburuk kualitas hidup mereka,
khususnya pada penyintas yang berada di usia 20-40 tahun. Oleh karena itu,
diperlukan upaya untuk mengidentifikasi faktor yang berkaitan dengan kualitas
hidup penyintas, di mana salah satu kemungkinannya adalah persepsi dukungan
sosial. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan
antara persepsi dukungan sosial dengan kualitas hidup penyintas COVID-19 usia
20-40 tahun di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan teknik availability sampling
dengan kriteria sampel berusia 20-40 tahun, tinggal di Jawa Barat, dan telah
menjadi penyintas COVID-19 selama maksimal enam bulan. Penyebaran google
form berisi kuesioner penelitian WHOQOL, SPS, dan data demografi di media
sosial mendapatkan 98 responden. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat
hubungan antara persepsi dukungan sosial, khususnya pada dimensi guidance,
reassurance of worth, dan social integration dengan seluruh domain kualitas hidup.
Dengan kata lain hasil dari penelitian ini menunjukan penilaian individu bahwa
orang lain peduli dengannya, bahwa ia memiliki keyakinan untuk melakukan
penyelesaian masalah yang dihadapi, serta bahwa ia memiliki satu sama lain dalam
kelompok sosialnya adalah fungsi-fungsi dukungan sosial yang terutama dapat
berperan dalam melindungi kualitas hidup penyintas COVID-19 dewasa awal di
Jawa Barat terhadap efek negatif dari permasalahan fisik dan psikologis yang
mereka hadapi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






