
Text
[SKRIPSI] HUBUNGAN SELF-COMPASSION DENGAN LIFE-SATISFACTION PADA REMAJA AKHIR DI PERKOTAAN INDONESIA
Fase remaja akhir merupakan periode transisi dengan hadirnya peristiwa besar
menuju kedewasaan yang dapat memunculkan perbandingan sosial, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012022S3672 S3672 Aqi h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (-) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S3672 Aqi hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik xv., 221 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110190139Klasifikasi S3672 Aqi hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik SKRIPSIPernyataan Tanggungjawab AQIILAH PUSPITA ANGGRAENI -
Fase remaja akhir merupakan periode transisi dengan hadirnya peristiwa besar
menuju kedewasaan yang dapat memunculkan perbandingan sosial, sehingga turut
menjadi sumber rasa malu dan kritik diri. Selain itu, konteks lingkungan turut
berkontribusi terhadap perkembangan mereka, seperti risiko perkotaan yang juga
berpengaruh terhadap kesejahteraan individu. Hal ini didukung dengan adanya
kecenderungan penurunan life satisfaction pada remaja akhir dan subjective
well-being di daerah perkotaan. Meskipun demikian, terdapat satu faktor protektif
pada remaja akhir yang menjanjikan dalam menyangga hasil negatif serta
meningkatkan life satisfaction, yaitu self-compassion. Oleh karena itu, tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan prediktif self-compassion
terhadap life satisfaction pada remaja akhir di perkotaan Indonesia. Penelitian ini
dilakukan dengan mengumpulkan 374 responden melalui teknik convenience
sampling dengan correlational study. Pengambilan data dilakukan menggunakan
alat ukur yang diadaptasi ke Bahasa Indonesia yaitu Skala Welas Diri dan
Satisfaction with Life Scale. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa
terdapat hubungan yang positif antara self-compassion dengan life satisfaction (r
= 0.459, p < .01), dengan self-compassion secara positif memprediksikan 22.4%
dari life satisfaction responden penelitian (β = .473, p < .001). Hal ini
mengindikasikan responden telah menerapkan bersikap baik dan lembut kepada
diri sendiri di saat-saat menantang sebagai upaya untuk menavigasi permasalahan
selama periode transisi yang berpengaruh terhadap penilaian kepuasan hidup
mereka. Lebih lanjut, temuan lainnya pada penelitian ini menyoroti dua
sub-komponen self-compassion yang secara signifikan memiliki peran efektif
terhadap life satisfaction, yaitu self-kindness sebagai prediktor positif terkuat (β =
.368, p < .001), dengan tambahan isolation sebagai prediktor negatif (β = -.231, p
< .001).
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






