Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[SKRIPSI] GAMBARAN RESILIENSI TENAGA KESEHATAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI PEKANBARU


Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pandemi COVID-19
merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan psikologis pada masa

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012022S3667S3667 Len gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S3667 Len g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvii., 143 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110170038
    Klasifikasi
    S3667 Len g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    SKRIPSI
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan pandemi COVID-19
    merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan psikologis pada masa
    pandemi ini, khususnya mereka yang secara langsung menangani pasien COVID19. Tenaga kesehatan harus tetap melakukan tanggung jawab profesinya di tengah
    ancaman kesulitan yang dihadapinya dan potensi paparan COVID-19 yang tinggi.
    Resiliensi menjadi dasar yang dapat memampukan tenaga kesehatan untuk
    beradaptasi positif, meregulasi setiap kesulitan, dan memanfaatkan sumber daya
    sehingga bisa mencapai prestasi kerja yang baik.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi tenaga kesehatan
    dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Pekanbaru. Alat ukur yang digunakan
    terdiri dari 31 item pertanyaan (α = 0.876) telah diadaptasi dalam Bahasa Indonesia
    dari alat ukur CDRIS dan teori resiliensi Connor dan Davidson Sampel dipilih
    dengan menggunakan teknik convenience sampling dengan total responden 74
    orang. Data penunjang yang juga diukur adalah faktor demografis (pekerjaan, jenis
    kelamin, lama bekerja, usia, frekuensi olahraga) dan faktor psikososial (pelatihan
    dan social support). Pengolahan data dilakukan secara deskriptif menggunakan
    SPSS ver 22, dan uji Mann-Whitney atau Kruskal Wallis pada data penunjang.
    Hasil penelitian menunjukkan resiliensi tenaga kesehatan yang menangani pasien
    COVID-19 di Pekanbaru tinggi (M = 3.5065, skala 0.00 - 4.00) dengan persebaran
    82.4% (61 orang) pada kategori tinggi dan 17.6% (13 orang) pada kategori cukup
    tinggi. Rata-rata tiap dimensi resiliensi juga berada pada kategori tinggi. Hanya
    faktor jenis pekerjaan saja yang dapat membedakan tingkat resiliensi tenaga
    kesehatan yang menangani pasien COVID-19. Namun, secara tidak signifikan,
    tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 yang memiliki resiliensi lebih
    tinggi adalah perempuan; berada pada rentang usia emerging adults; perawat;
    memiliki pengalaman kerja lebih dari empat (4) tahun; dan memiliki pendapatan
    Rp 5,000,000 sampai dengan Rp 7,000,000.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi