<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14894">
 <titleInfo>
  <title>pembuatan biodiesel dan bioetanol dari mikroalga (chlorella sp dan nannochloropsis sp) dengan oksidasi ozon dan ultrasonik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putnarubun, Cenny</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;130 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak &#13;
&#13;
Berbagai riset telah dilakukan untuk dapat memanfaatkan mikroalga &#13;
sebagai sumber biofuel akan tetapi mikroalga untuk biofuel ini biasanya terfokus &#13;
pada salah satu produksi baik biodiesel maupun bioetanol seeara terpisah. &#13;
Mikroalga memiliki kandungan lemak dan karbohidrat yang tidak berbeda jauh &#13;
antara 10-68%. Selama ini berbagai riset pembuatan biodiesel maupun bioetanol &#13;
dilakukan seeara terpisah. Lemak ditransesterifikasi menjadi biodiesel, &#13;
karbohidratnya tidak digunakan, demikian pula sebaliknya padahal masih &#13;
memungkinkan untuk digunakan. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan &#13;
biodiesel dan bioetanol dari mikroalga seeara simultan dengan bantuan ultrasonik. &#13;
Metode yang digunakan dalam pembuatan biodiesel yakni perlakuan ultrasonik &#13;
dua tahap 30 dan 60 menit dan ozonisasi tiga tahap yakni 30, 45 dan 60 menit &#13;
dengan proses degguming. Esterifikasi dan transesterifikasi dengan ozonisasi tiga &#13;
tahap 30, 45 dan 60 menit dan ultrasonik dua tahap 30 dan 60 menit, selanjutnya &#13;
karakterisasi biodiesel meliputi penentuan bilangan asam, bilangan penyabunan, &#13;
viskositas, densitas, indeks setana, titik nyala, dan GC-MS.· HasiI penelitian &#13;
menunjukkan adanya pengaruh ultrasonik dan ozon terhadap bilangan asam dan &#13;
bilangan pcnyabunan pada ultrasonik 60 dan ozon 30 menit (030U60) masing­ &#13;
masing pada Chlorella sp dan Nannochloropsis sp masing-rnasing adalah 0,867 &#13;
dari 6 mg KOHlmL dan 0,933 dari 5,7 mgKOHlmL untuk bilangan asam, &#13;
sedangkan bilangan penyabunan 178,33 dari 238,67 mgKOHlmL dan dari 177,67 &#13;
dari 231. mgKOHlmL, dan titik nyala 200 menjadi 215°C dan 204 menjadi 223°C &#13;
nilai viskositas dan densitas kedua rnikroalga ini dengan dan tanpa ultrasonik &#13;
maupun ozon tidak memberikan pengaruh yang nyata dimana nilai viskositas dan &#13;
densitasnya sama berkisar antara 2,5-4,6 eSt dan 0,8-0,9 kg/m&quot; masing-masing &#13;
untuk Chlorella sp dan Nannohcloropsis sp. Bahan baku pcmbuatan bioetanoI &#13;
berasal dari limbah mikroalga yang sudah diekstrak minyaknya (bioethanol from &#13;
de-oiled microalgae) dengan mengkonversi karbohidrat menjadi glukosa dengan &#13;
bantuan gelombang ultrasonik selama 60 menit yang terbaik dan difermentasi &#13;
menghasilkan alkohol. Selanjutnya destilasiJpemurnian etanol dan kadar etanoI &#13;
yang ditentukan dengan menggunakan massa jenis yakni 29,7% etanol untuk &#13;
Chlorella sp dan 12,12% untuk Nannochloropsis sp sedangkan dengan GC &#13;
diperoleh kadar etanol sebesar 50,80% untuk Chlorella sp dan 33.6% untuk &#13;
Nannochloropsis sp dari total gula 23,80 mg/mL dan 22,56 mg/mL. Mikroalga &#13;
merniliki potensi sebagai sumber biofuel. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Putnarubun, Cenny</note>
 <subject authority="">
  <topic>biodiesel, bioetanol, mikroaIga, Chlorella sp .dan</topic>
 </subject>
 <classification>572 Put p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>572 Put p/R.14.47</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100293</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.47)</sublocation>
    <shelfLocator>572 Put p/R.14.47</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14894</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:25:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-18 14:19:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>