<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14889">
 <titleInfo>
  <title>Senyawa Antidiabetes dari Tumbuhan Sasaladaan (Peperomia pellucida L Kunth.) dan Studi Mekanismenya secara Penambatan Molekul</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Susilawati, Yasmiwar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxv,;164 hm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Diabetes melitus merupakan sindrom metabolik yang prevalensinya sangat tinggi, diperkirakan dalam kurun waktu 30 tahun ke depan, jumlah penderita diabetes melitus akan meningkat hingga dua kali lipat. Obat antidiabetes yang digunakan dalam terapi dapat menimbulkan efek samping dan tidak dapat mencegah komplikasi diabetes. Pencarian senyawa antidiabetes baru menjadi perhatian penting dan tumbuhan merupakan sumber daya yang potensial. Penemuan obat barn asal tumbuhan dilakukan melalui tahapan isolasi yang dipandu oleh pengujian aktivitas biologi. Tumbuhan Peperomia pellucida L. Kunth atau yang dikenal dengan nama daerah Sasaladaan, termasuk dalam famili Piperaceae, digunakan secara empirik sebagai penurun gula darah. Informasi aktivitas dan kandungan kimia P. pellucida masih terbatas, sampai dengan saat ini belum ada pembuktian aktivitas antidiabetes dari tumbuhan P. pellucida. Tumbuhan P. pellucida diketahui mengandung senyawa secolignan; tetrahidrofuranlignan; dihidronaftalenon; peperomin A, B, C, E; hidroksimetiltetrahidrofuran; di asetoksimetiltetrahidrofuran; sesamin; dan isoswertisin. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh senyawa antidibetes dari P. pellucida dengan teknik kromatografi yang dipandu dengan uji aktivitas in vivo pada hewan percobaan; menentukan struktur kimia senyawa antidiabetes dengan metode spektroskopi; dan mengkaji mekanisme senyawa antidiabetes dengan teknik penambatan molekul terhadap lima protein target. Ekstraksi dilakukan dengan cara sokletasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, n-butanol dan etanol. Pengujian aktivitas antidiabetes keempat jenis ekstrak dengan dosis 250 mg/kg BB dilakukan secara in viva pada tikus (Rattus norwegicus) jantan galur Wistar, yang diinduksi aloksan dengan dosis 175 mg/kg BB, sebagai pembanding digunakan glibenklamid dengan dosis 0,5 mg/kg BB. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat (Ea) memberikan penurunan kadar glukosa plasma paling tinggi (56,23%) dibandingkan ekstrak n-heksan (25,00%), n-butanol (45,58%) dan etanol (17,26%), serta signifikan terhadap kontrol negatif (P</note>
 <note type="statement of responsibility">Susilawati, Yasmiwar</note>
 <subject authority="">
  <topic>Molekul</topic>
 </subject>
 <classification>540</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>540 Sus a/R.14.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100113</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.23)</sublocation>
    <shelfLocator>540 Sus a/R.14.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14889</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:25:18</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-17 13:18:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>