Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] STUDI KUALITATIF MENGENAI GRIEF PADA REMAJA USIA 12-18 TAHUN PASCA KEMATIAN ORANG TUA


Nadhira Rakhmi Yusuf. 2022. Studi Kualitatif Mengenai Grief Pada Remaja
Usia 12-18 Tahun Pasca Kematian Orang Tua
Kematian orang tua ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042022T0805T0805 Nad sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0805 Nad s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii., 285 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420180035
    Klasifikasi
    T0805 Nad s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Nadhira Rakhmi Yusuf. 2022. Studi Kualitatif Mengenai Grief Pada Remaja
    Usia 12-18 Tahun Pasca Kematian Orang Tua
    Kematian orang tua menjadi peristiwa yang sangat berarti bagi remaja karena
    dengan demikian keluarganya tidak lagi utuh serta membutuhkan banyak
    perubahan dan penyesuaian yang terjadi. Reaksi remaja dalam menghadapi
    kematian berbeda dengan orang dewasa, bahkan terkadang reaksi ataupun apa
    yang mereka katakan terasa membingungkan. Perasaan kehilangan yang
    diakibatkan oleh meninggalnya seseorang yang disayangi disebut sebagai grief.
    Grief yang berkelanjutan pada masa remaja dapat menyebabkan depresi, somatis,
    perilaku nakal, seks bebas, dan percobaan bunuh diri sehingga perlu untuk diteliti
    sebagai langkah pencegahan agar remaja yang orang tuanya meninggal tidak
    mengalami permasalahan psikologis serta mampu beradaptasi terhadap tuntutan
    lingkungan dengan baik. Penelitian ini merupakan sebuah studi kualitatif dengan
    pendekatan fenomenologi deskriptif yang dilakukan untuk mendapatkan
    gambaran grief dari remaja usia 12-18 tahun pasca kematian orang tua, khususnya
    gambaran strategi remaja dalam mengatasi grief yang dialami. Pengambilan data
    dilakukan dengan cara melakukan wawancara kepada 5 orang remaja laki-laki
    (17-18 tahun) yang salah satu atau kedua orang tuanya meninggal dunia dalam
    waktu 2 tahun terakhir sebelum wawancara dilakukan. Wawancara dilakukan
    secara semi terstruktur menggunakan protokol wawancara yang telah melalui
    proses Interview Protocol Refinement Framework serta rekaman audio. Proses
    wawancara dilakukan secara daring menggunakan Zoom Meeting serta secara
    luring sesuai dengan kesepakatan bersama partisipan. Data yang diperoleh
    kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang menghasilkan tema
    terkait grief remaja. Disimpulkan bahwa kematian orang tua yang dihadapi remaja
    menimbulkan adanya perubahan pada hidup, perubahan tersebut terbagi menjadi
    perubahan positif seperti remaja merasa lebih dewasa serta adanya perubahan
    negatif seperti adanya tanggung jawab baru yang dimiliki. Grief yang dialami
    remaja dapat diatasi dengan adanya strategi coping berupa cognitive coping dan
    religious coping, selain itu adanya dukungan sosial yang diterima remaja juga
    membantu remaja dalam mengatasi grief-nya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi