Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

[TESIS] Adaptasi Kultural Program Participatory Learning School and Family Based Intervention Program for Preventing Game Addiction by Developing Self-Regulation ke dalam Bahasa Indonesia


"Bermain game merupakan aktivitas yang disenangi oleh individu diberbagai usia.
Seseorang yang bermain game secara terus-menerus dapat menjadi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042022T0802T0802 Nov aPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T0802 Nov a
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii., 309 hlm.: ill.; 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190420180022
    Klasifikasi
    T0802 Nov a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    TESIS
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Bermain game merupakan aktivitas yang disenangi oleh individu diberbagai usia.
    Seseorang yang bermain game secara terus-menerus dapat menjadi kecanduan
    bermain game. Remaja merupakan usia berisiko kecanduan bermain game,
    sehingga perlu adanya pencegahan pada usia sebelumnya, yaitu anak usia sekolah
    dasar (9-12 tahun) dengan mengembangkan kemampuan self-regulation.
    Kemampuan self-regulation dapat diajarkan kepada anak, dimana orangtua dan
    guru sebagai sosok penting bagi anak memainkan peran yang penting dalam
    mengembangkan kemampuan self-regulation pada anak. Penelitian ini
    mengadaptasi program “Participatory Learning School and Family Based
    Intervention Program for Preventing Game Addiction by Developing Self-
    Regulation” dari Thailand yang terbukti efektif dalam mengembangkan self-
    regulation terhadap gaming addiction dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap
    terhadap game dan efeknya. Program tersebut dapat digunakan untuk
    meminimalisir dampak buruk dari kecanduan bermain game dan mencegah
    penyebarannya pada anak. Proses adaptasi kultural menggunakan kerangka
    adaptasi kultural yang terdiri dari empat tahap, yaitu information gathering,
    preliminary adaptation design, preliminary adaptation test, dan adaptation
    refinement, dimana setiap tahap dibahas dengan menggunakan tiga aspek, yaitu
    cognitive-information processing, affective-motivational, dan environmental. Hasil
    dari penelitian ini adalah berupa material panduan pelatihan untuk guru, lembar
    evaluasi mengelola diri mingguan, dan kuesioner versi bahasa Indonesia siap diuji
    cobakan pada sample yang lebih besar."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi