Detail Cantuman

Image of Analisis Molekuler GEN HSP70, GRP78, TNFa Dan Kaitannya Dengan Patogenesis Edema Makula Diabetik DM Tipe 2

 

Analisis Molekuler GEN HSP70, GRP78, TNFa Dan Kaitannya Dengan Patogenesis Edema Makula Diabetik DM Tipe 2


ABSTRAK
Edema Makula Diabetik (DME) merupakan salahsatu penyebab kebutaan yang dapat terjadi pada setiap stadium dari retinopati diabetik dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100138610 Sov A/R.13.42Perpustakaan Pusat (REF.13.42)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610 Sov A/R.13.42
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;157 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Edema Makula Diabetik (DME) merupakan salahsatu penyebab kebutaan yang dapat terjadi pada setiap stadium dari retinopati diabetik dan tidak tergantung dari terkontrol tidaknya status DM penderita. Terjadinya DME masih belum terjawab secara jelas. Keadaan DME merupakan konsekuensi dari banyak interaksi lingkungan makro, mikro dan genetik. Pada DME terjadi akumulasi sel leukosit dan oklusi pembuluh darah mikro retina yang menyebabkan keadaan nonperfusi, iskemik dan apoptosis. Hal ini akan mengaktifkan mediator inflamasi dan protein-protein pelindung sel sebagai suatu respon sel terhadap stres. Perbedaan ekspresi gen merupakan salahsatu faktor yang dapat mendasari timbulnya DME. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekuatan ekspresi mRNA gen HSP70, GRP78 dan TNFa yang terkait dengan keadaan stres sel pada Retinopati Diabetik dengan edema makula dan tanpa edema makula.
    Rancangan penelitian ini adalah suatu observasional analitik kasus kontrol penderita DME dan non DME di Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo. Peme-iksaan biomolekuler terhadap ekspresi mRNA ketiga gen dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Ejckman dan Jatinangor dari bulan Maret 2012 — Maret 2013. Dilakukan pemeriksaan mata dan pengambilan darah untuk dilakukan pemeriksaan kimia darah, pemeriksaan biomolekuler dengan elektroforesis dan Real-Time PCR. Analisis data dilakukan dengan uji t, Fisher's exact, Chi-square dan Non Parametric Uni-variate Mann-Whitney, Analisis data dengan SPSS versi 15.
    Hasil penelitian, dilakukan penelitian terhadap 24 penderita DME dan 23 penderita Non DME, subjek penelitian homogen. (X2=0,561; 0,11; p=0,325; 0,580) Hasil Elektroforesis HSP70; ekspresi kuat pada 14 DME dan 3 Non DME; Ekspresi lemah pada 10 DME dan 20 Non DME. (Z=3,229; p=0,001; OR=2,471), Hasil elektroforesis mRNA GRP8 tidak dapat dibaca, kecuali pada 9 Non DME. Hasil Electroforesis TNFa; ekspresi kuat pada 13 DME dan 7 Non DME; ekspresi lemah pada 11 DME dan 16 Non DME. (Z=1,646; p=0.050; OR=1,69) Hasil Real-Time PCR DME vs Non DME; HSP70 (25,78 vs 25,36); GRP78 (22,68 vs 22,39); TNFa (29,57 vs 29,70). (p=0.407; p=0.848; p=0.523).
    Sebagai simpulan, ekspresi mRNA gen HSP70 lebih kuat pada Retinopati Diabetik dengan edema makula dibandingkan dengan Retinopati Diabetik tanpa edema makula Tidak terdapat perbedaan Ekspresi mRNA gen GRP78 pada DME dan Non-DME. Ekspresi mRNA gen TNFa Iebih kuat pada DME dibandingkan dengan Non-DME.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi