Detail Cantuman

Image of Polimorfisme Gen FPR1, kada il-8 dan kemotaksis netrofil sebagai faktor risiko dan korelasinya pada periodontitis agresif

 

Polimorfisme Gen FPR1, kada il-8 dan kemotaksis netrofil sebagai faktor risiko dan korelasinya pada periodontitis agresif


A BSTRAK
Karakteristik kerusakan jaringan periodontal yang progresif pada Periodontitis Agresif merupakan gambaran perubahan homeostasis ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140100066610 Rus P/R.13.37Perpustakaan Pusat (REF.13.37)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610 Rus P/R.13.37
    Penerbit Program Pascasarjana Ilmu Kedokteran UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxiii,;137 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • A BSTRAK
    Karakteristik kerusakan jaringan periodontal yang progresif pada Periodontitis Agresif merupakan gambaran perubahan homeostasis jaringan periodontal akibat dari ketidak seimbangan antara respon inang dengan kehadiran bakteri patogen spesifik yang berada didalam sulkus gusi. Kegagalan fungsi sel Netrofil merupakan salah satu penyebab keadaan ini. Tujuan penelitian ini untuk melihat fungsi kemotaksis netrofil pada Periodontitis Agresif melalui polimorfisme gen Reseptor Formil Peptida (FPRI) yang berada pada permukaan sel netrofil, kadar Interleukin¬8 (IL-8) dan daya kemotaksis netrofil dengan pendekatan biomolekuler.
    Penelitian dilakukan selama 20 bulan di klinik Periodontik, Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi , Universitas Padjadjaran., Laboratorium Genetika Molekuler lembaga Penelitian Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Disain penelitian menggunakan metode kasus-kontrol serta pemilihan sampel dilakukan secara consecutive sampling sehingga diperoleh 32 orang pasien Periodontitis Agresif (PA) dan 29 orang Non Periodontitis Agresif (NPA) yang memenuhi kriteria inklusi. Bahan penelitian terdiri dari darah dan cairan sulkus gusi. Metode PCR¬sequensing digunakan untuk pemeriksaan polimorfisme gen FPR, metode ELISA untuk Kadar IL-8 dalam cairan sulkus gusi, metode Human CD66abce Microbead Kit secara MACS separation untuk pemeriksaan kemotaksis netrofil. Uji chi-kuadrat, Eksak Fisher dan uji t berpasangan digunakan untuk analisis perbedaan karakteristik, frekuensi alel, uji perbedaan genotip, analisis bivariat untuk menguji faktor risiko dan analisis korelasi point biserial untuk melihat hubungan antara faktor-faktor risiko.
    Hasil penelitian menunjukkan adanya Polimorfisme c576T>C>G gen FPRI menyebabkan 5,04 kali lebih tinggi terjadinya Periodontitis Agresif (p=0,006, OR-5,040 (1,51 —16,74)) dan kadar IL-8 C>G gen FPRI mempunyai korelasi dengan kadar IL-8 (r=0,5, p=0,0287) sedangkan polimorfisme 301 G>C gen FPRI mempunyai korelasi dengan penurunan kemotaksis netrofil (r=0,86, p=0,029)
    Penelitian ini menyimpulkan bahwa polimorfisme gen c576T>C>G dan 301 G>C, Kadar IL-8 yang rendah (
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi