Peran Ekpresi Soluble Receptor (Pro) Renin,Ekpresi Kolagen Tipe IV Jaringan Ginjal dan Kadar Kolagen Tipe IV urine dalam Patogenesis Nefropati Diabetik pada Hewan Model Diabetes Melitus Tipe 2
ABSTRAK
Nefropati Diabetik adalah salah satu komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2, pada 30% jurnlah penderita Diabetes Melitus, dapat berlanjut ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140100073 610 Rac P / R.13.33 Perpustakaan Pusat (Ref 13.33) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610 Rac P / R.13.33Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xix117 hlm,'29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rachmayati,Sylvia -
ABSTRAK
Nefropati Diabetik adalah salah satu komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2, pada 30% jurnlah penderita Diabetes Melitus, dapat berlanjut ke tahap Gagal Ginjal Terminal, sehingga merupakan rnasalah kesehatan di dunia, termasuk Indonesia. Aktivasi sistem renin-angiotensin berperan penting pada perjalanan penyakit Nefropati Diabetik, yang mulai meningkat sejak awal kejadian diabetik. Reseptor (pro)renin full-length yang merupakan komponen SRA jaringan ginjal ekspresinya meningkat. Soluble receptor (pro)renin sebagai hasil pemecahan intraseluler reseptor (pro)renin full-length, memiliki hasil rangkaian reaksi sama, sehingga diduga efeknya sebanding dalam menginduksi ekspresi gen profibrotik yang dibantu oleh peran sitokin transforming growth factor f3, kemudian menginduksi produksi matriks ekstraseluler. Tahap awal kerusakan struktur mikroskopik ginjal berupa penebalan membran basalis glomerulus, yang komponen utamanya Kolagen Tipe IV dapat diekskresikan ke dalam urine. Tujuan penelitian ini menganalisis peran ekspresi Soluble receptor (pro)renin, ekspresi Kolagen Tipe IV jaringan ginjal, dan kadar Kolagen Tipe IV urine dalam patogenesis Nefropati Diabetik pada hewan model Diabetes Melitus Tipe 2.
Penelitian eksperimental ini rnenggunakan tikus galur Wistar, yang memenuhi kriteria inklusi untuk 10 ekor kelompok tikus normal dan 10 ekor kelompok films Diabetes Melitus Tipe 2. Pembentukan kelompok tikes DMT2 dilakukan di Departemen Farmakologi Klinik. Jaringan ginj al diambil untuk pemeriksaan ekspresi Soluble receptor (pio)renin dengan metode Western Blot di Sekolah Tinggi Ilmu Hayati-Institut Teknologi Bandung; serta untuk pemeriksaan ekspresi Kolagen Tipe IV dengan metode imunohistokimia di Departemen Patologi Anatomi, data urine untuk pemeriksaan kadar Kolagen Tipe IV dengan metode Enzyme Link Immuno Assay di Departemen Patologi Klinik-RS Dr. Hasan Sadikin-Bandung. Penelitian dilakukan dari bulan Desember 2013-Maret 2014. Korelasi antar variabel diuji dengan Rank's Spearman Correlation Test, kebermaknaan p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






