<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14838">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi kebijakan desentralisasi bidang pendidikan di kab. Tangerang Prop. Banten</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurcholis, Chanif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;314 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan desentralisasi bidang &#13;
pendidikan oleh Kabupaten Tangerang. Penelitian ini berangkat dari pertanyaan: &#13;
&#13;
&quot;Mengapa output otonomi daerah bidang pendidikan belum sesuai dengan &#13;
harapan masyarkat&quot;. Kabupaten Tangerang dipilih sebagai lokasi penelitian &#13;
dengan pertimbangan, ia adalah sebuah daerah otonom yang bersifat perdesaan &#13;
tapi wilayahnya berdempetan dengan wilayah metropolitan Jakarta. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan. kualitatif karena bertujuan untuk &#13;
mendapatkan pemahaman (verstehen) atas fenomena empirik yang utuh. Peneliti &#13;
sebagai instrumen utama. Data diperoleh melalui pengamatan terlibat, wawancara &#13;
mendalam, focus group discussion, dan studi dokumen. Data dianalisis secara &#13;
deskriptifkualitatif. Untuk memandu hipotesis kerja digunakan teori Edwards Ill. &#13;
&#13;
Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Tangerang dalam &#13;
mengimplementasikan kebijakan desentralisasi bidang pendidikan belum bisa &#13;
memenuhi harapan masyarakat karena, 1) belum rneiigernbangkan kerangka &#13;
hukum operasional atas fungsi-fungsi yang diserahkan kepadanya; 2) belum &#13;
membuat organisasi agen pelaksana dengan desain, peran, tugas, dan fungsi yang &#13;
selaras dengan fungsi-fungsi yang menjadi tanggung jawabnya; 3) belum &#13;
mengalokasikan dana yang memadai untuk menyelenggarakan pelayanan &#13;
pendidikan; 4) agen pelaksananya belum mampu menyusun perencanaan yang &#13;
komprehensif dan operasional; dan 5) satuan-satuan pendidikan tidak dapat &#13;
melakukan proses pembelajaran yang berkualias karena lemahnya SDM dan &#13;
minimnya alokasi dana dari APBD. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Nurcholis, Chanif</note>
 <subject authority="">
  <topic>Mengapa output otonomi daerah bidang pendidikan be</topic>
 </subject>
 <classification>379 Nur i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>379 Nur i/R.17.522</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100071</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.522)</sublocation>
    <shelfLocator>379 Nur i/R.17.522</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14838</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-28 08:14:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>