Detail Cantuman

Image of Peran ulama dalam pemberdayaan masyarakat di kab. Ciamis

 

Peran ulama dalam pemberdayaan masyarakat di kab. Ciamis


Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan serta memahami sejauh
mana peran ulama dalam pemberdayaan masyarakat. Latar belakang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100086364.75 Bra p/R.17.492Perpustakaan Pusat (REF.17.492)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    364.75 Bra p/R.17.492
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;265 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    364.75 Bra p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan serta memahami sejauh
    mana peran ulama dalam pemberdayaan masyarakat. Latar belakang penelitian ini
    didasari fenomena saat ini dimana peran ulama masih kuat. Keterlibatan mereka
    dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan dengan
    meningkatkan kemampuan ekonomi dan sumber daya masyarakat. Saat ini peran
    ulama mengalami trasformasi dari tradisional menjadi modern dengan segala

    implikasinya. .

    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peneliti sebagai instrumen
    penelitian, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menginterpretasikan, dan
    memverifikasi setiap data dan informasi yang diperoleh dari informan. Data yang
    diperoleh dari partisipan diperkaya, dilengkapi, dan disempurnakan melalui
    wawancara mendalam dan bebas, kepada good informan yang memenuhi
    persyaratan sehingga validitas dan reliabilitas data dapat dipertanggung jawabkan.

    Hasil penelitian menunjukkan pe ran ulama dalam pernberdayaan
    masyarakat di Kabupaten Ciamis tidak persis sebagai perantara budaya namun
    lebih cocok sebagai agen perubah. Kondisi ini dirunjukkan dengan pemberdayaan
    masyarakat oleh ulama lebih dititik berarkan kepada bidang pendidikan yang
    dipercaya akan merubah struktur sosial masyarakat. Kepeloporan ulama yang
    mengawinkan program pengajaran agama ke dalam pendidikan formal,
    meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan agama. Budaya mukim para
    santri sedikit demi sedikit mengalami pergeseran menjadi pendidikan formal yang
    tidak perlu mukim, namun memiliki ilmu dan pengetahuan yang .lebih lengkap,
    baik ilmu pengetahuan agama maupun ilmu pengetahuan umum. Para ulama
    merupakan salah satu jembatan penghubung antara pihak pemerintah dengan
    pihak masyarakat.

    Interaksi sosial ulama dengan pemerintah maupun tokoh masyarakat
    lainnya dalam rangka pemberdayaan masyarakat di perdesaan, dilakukan melalui
    kontak sosial dan komunikasi yang dilakukan melalui berbagai saluran, baik
    formal maupun informal, baik dengan masyarakat (umat) ataupun dengan para
    pemimpin pemerintahan.

    Ulama telah berperan dalam memberikan pemahaman tentang konsep
    pemberdayaan pada masyarakat, meski tidak secara eksplisit berkaitan langsung
    dengan pemberdayaan. Pemberian pemahaman tentang pemberdayaan disampaikan
    dalam kerangka konsep menurut kaidah ajaran Islam. Kaitan dengan
    pemberdayaan, terkait dengan masalah tahapan ulama, semakin tinggi tahapanya
    (lokal, regional, dan nasional), maka perspektif pemberdayaan semakin luas dan
    tidak langsung ke masalah teknis. Para ulama ini secara cerdik mampu melakukan
    adaptasi terhadap berbagai perubahan sosial yang melanda umat saat ini.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi