<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14820">
 <titleInfo>
  <title>Penipuan dalam Interaksii Melalui Media Sosial (kasus Peristiwa Penipuan melalui Media Sosial dalam Masyarakat Berjejaring)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rusmana, Agus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>ix,;199 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi Internet telah melahirkan sebuah masyarakat &#13;
baru yang disebut sebagai masyarakat berjejaring yang melakukan interkasi sosial &#13;
secara maya. Seperti juga dalam interaksi sosial tanpa media, dalam interaksi &#13;
maya terdapat perilaku menyimpang dari peserta interaksi. Salah satunya adalah &#13;
penipuan dalam interaksi melalui media sosial. Untuk memahami bagaimana &#13;
praktikpenipuan terjadi dalam interaksi melalui media sosial, dilakukan penelitian &#13;
dengan kasus korban penipuan wanita pengguna Facebook. Penelitian kualitatif &#13;
ini menggunakan pendekatan fenomenologi, kemudian analisis peristiwa penipuan &#13;
dilakukan dengan pendekatan teori dan konsep dramatugi dan analisis bingkai &#13;
dari Erving Goffman. Dari hasil analisis data dipahami bahwa terjadinya peristiwa &#13;
penipuan diakibatkan faktor internal dan eksternal korban yang mendorong untuk &#13;
melakukan interaksi, strategi penciptaan kesan dan strategi pembingkaian oleh &#13;
pelaku penipuan, dan karakteristik media sosial yang mampu menciptakan realitas &#13;
dalam pikiran korban penipuan. Di samping itu kehadiran masyarakat berjejaring &#13;
telah melahirkan identitas barn bagi individu sebagai anggota masyarakat &#13;
berjejaring yang memiliki kesetaraan dengan semua angota masyarakat &#13;
berjejaring lainnya sehingga masing-masing bersedia untuk berinteraksi sosial &#13;
dalam tatanan global. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Rusmana, Agus</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fenomenologi, Interaksionisme   Pembingkaian, Medi</topic>
 </subject>
 <classification>364.1 Rus p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>364.1 Rus p/R.17.490</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100127</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.490)</sublocation>
    <shelfLocator>364.1 Rus p/R.17.490</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14820</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-24 09:22:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>