Detail Cantuman

Image of Pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kualitas pelayanan air bersih di perusahan daerah air minum kota bandung

 

Pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kualitas pelayanan air bersih di perusahan daerah air minum kota bandung


Dalam pelaksanaan Otonomi Daerah dengan titik berat pada Daerah
Tingkat 11 seperti yang dikemukakan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100110363.61 Fir p/R.17.487Perpustakaan Pusat (REF.17.487)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    363.61 Fir p/R.17.487
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix,;215 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    363.61 Fir p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Dalam pelaksanaan Otonomi Daerah dengan titik berat pada Daerah
    Tingkat 11 seperti yang dikemukakan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun
    2004 tentang Pemerintah Daerah, salah satu tujuannya adalah untuk mempercepat
    dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan air
    bersih. Hingga saat ini masih terjadi kesenjangan antara harapan masyarakat akan
    kualitas pelayanan air bersih (das sol/en) dengan kualitas pelayanan air bersih
    yang diberikan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung (das sein).
    Meskipun pennintaan air bersih terus meningkat namun tidak serta merta
    diimbangi dengan kualitas pelayanan. Atas dasar itu perlu diupayakan
    penanggulangannya, sebab bila tidak merupakan suatu kerugian bagi Perusahaan
    Daerah Air Minum Kota Bandung.

    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman
    tentang penyebab rendahnya kualitas pelayanan air bersih di Perusahaan Daerah
    Air Minum Kota Bandung dan memperoleh konsep barn tentang pemberdayaan
    pegawai dan kualitas pelayanan. Secara teoritis, faktor detenninan yang
    diidentifikasi sebagai penyebab rendahnya kualitas pelayanan air bersih adalah
    pemberdayaan pegawai. Untuk itu dirumuskan hipotesis yang akan diuji sebagai
    berikut : Besarnya pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kualitas pelayanan
    air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bandung ditentukan oleh
    pelaksanaan dimensi-dimensi pemberdayaan pegawai meliputi envision, educate,
    eliminate, express, enthuse, equip, evaluate, dan expect.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei eksplanatori. Data
    primer dikumpulkan dengan menggunakan angket dan wawancara. Data tersebut
    dianalisis menggunakan analisis jalur. Penelitian ini menggunakan metode
    kuantitatif yang dimaksudkan untuk melakukan pengujian hipotesis serta untuk
    melakukan interpretasi secara mendalam.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai

    berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan air bersih.
    Pengaruh pemberdayaan pegawai terhadap kualitas pelayanan air bersih
    ditentukan oleh pelaksanaan dimensi envision, educate, eliminate, express,
    enthuse, equip, elevate, dan expect.

    Konsep barn dari penelitian ini bahwa pemberdayaan pegawai adalah
    upaya memberi kemampuan kepada pegawai agar berdayaguna dalam pencapaian
    tujuan organisasi dengan melibatkan pegawai dalam mengembangkan vi si
    bersama, memberikan kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan,
    menciptakan iklim kerja yang kondusif, menerapkan reward and punishment
    system, menerapkan E-Government, dan melakukan penilaian kerja.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi