Detail Cantuman

Image of Imlementasi kebijakan rumah susun sederhana sewa di provinsi DKI Jakarta : studi rusunawa kapuk muara

 

Imlementasi kebijakan rumah susun sederhana sewa di provinsi DKI Jakarta : studi rusunawa kapuk muara


Penelitian tentang implementasi kebijakan rusunawa di lakukan di Dinas
Perumahan, Provinsi DKI :Jakarta. Penelitian ini pada fenomena ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100274363.559 822 Tri i/R.17.483Perpustakaan Pusat (REF.17.483)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    363.559 822 Tri i/R.17.483
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;184 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    363.559 822 Tri i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang implementasi kebijakan rusunawa di lakukan di Dinas
    Perumahan, Provinsi DKI :Jakarta. Penelitian ini pada fenomena didasarkan pada
    fakta bahwa implementasi kebijakan rumah susun sederhana sewa belum tepat
    sasaran atau kurang efektif sebagaimana ditunjukkan oleh kurangnya pemanfaatan
    rumah susun oleh kelompok sasaran dan pengahlian hak beli atau sewa kepada
    pihak lain.

    Dengan menggunakan penelitian kualitatif, penelitian ini dimaksudkan untuk
    menjawab dua pertanyaan penelitian yaitu (a) mengapa irnplementasi kebijakan
    rumah susun sederhana sewa belum tepat sasaran dan (b) bagaimanakah konsep
    kebijakan implementasi rumah susun sederhana sewa yang sesuai dengan konteks
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui pengamatan
    partisipatif dan wawancara mendalam dengan sejumlah informan kunci yang
    meliputibirokrat, anggota DPRD, tokoh masyarakat dan masyarakat (kelompok
    sasaran).

    Temuan penelitian ialah bahwa ketidakefektifan implementasi rumah susun
    sederhana sewa disebabkan oleh kebijakan yang berasal dari atas, di mana dalam
    perencanaan atau perumusan kebijakan, kelompok sasaran (masyarakat
    berpenghasilan rendah) tidak dilibatkan sehingga berakibat pada ketidaksesuaian
    antara program-program yang ditawarkan dan kebutuhan nyata kelompok sasaran,
    terutama dari aspek daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu,
    konsep kebijakan yang memperhatikan aspek kesesuaian antara tujuan, program,
    unsur pelaksana, dan kelompok sasaran dalam perumusan dan implementasi
    kebijakan rusunawa akan mendorong tercapainya efektivitas prosedural maupun
    substansial dari implementasi kebijakan rumah susun sederhana sewa. Konsep
    yang dapat diangkat dari penelitian ini adalah konsep ko-implementasi yaitu
    keterlibatan kelompok sasaran dalam proses implementasi di mana masyarakat
    tidak dilihat sebagai konsumen, tetapi sebagai asset dalam implementasi
    kebijakan rusunawa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi