Detail Cantuman

Image of Pengaruh Implementasi Kebijakan Keluarga Berencana Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten  Way Kanan Propinsi Lampung

 

Pengaruh Implementasi Kebijakan Keluarga Berencana Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Way Kanan Propinsi Lampung


PERSEPSI~ERNAL
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
KELUARGABERENCANATERHADAP
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DI KABUP ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100092363,965 981 Sya P/R.17.481Perpustakaan Pusat (REF.17.481)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    363,965 981 Sya P/R.17.481
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;283 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    363,965 981 Sya P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERSEPSI~ERNAL
    PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
    KELUARGABERENCANATERHADAP
    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    DI KABUP ATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG

    Desertasi dengan judul Pengaruh Imp lementasi Kebijakan Keluarga
    Berencana Terhadap Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Way Kanan
    Provinsi Lampung (presepsi internal), bertujuan untuk menelusuri masalah yang
    berkaitan dengan pengaruh implernentasi kebijakan keluarga berencana terhadap
    pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh dari para pelaksana di tingkat di
    Kabupaten:

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gabungan
    antara kuantitatif dengan kualitatif, dimana responden utama dalam penelitian
    adalah seluruh penyelenggara program KB di Kabupaten Way Kanan. Sumber
    data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder yang berkaitan
    dengan situasi dan kondisi ernpiris implernentasi kebijakan keluarga berencana
    terhadap pemberdayaan rnasyarakat di Kabupaten Way Kanan, baik yang
    ditemukan di lapangan maupun yang dianalisis dengan data sekunder, sedangkan
    teknik pengumpulan datanya adalah rnelakukan sensus terhadap seluruh
    penyelenggara program KB yang berjumlah 29 orang di Kabupaten Way Kanan,
    observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi dengan analisa yang
    mendalam berbasiskan pengalaman peneliti.

    Dari penelitian lapangan di temukan bahwa implementasi kebijakan
    keluarga berencana terhadap pemberdayaan masyarakat belum dilaksanakan
    sebagaimana mestinya dan Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan
    kebijakan keluarga berencana terhadap pemberdayaan masyarakat belum berperan
    sebagaimana mestinya sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Kebijakan
    Nasional Keluarga Berencana Terhadap Pemberdayaan masyarakat. Hal ini karena
    kepemimpinan Pemerintah Daerah belum mengoptimnalkan dimensi-dimensi
    implementasi kebijakan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi