<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14812">
 <titleInfo>
  <title>Analisis kemiskinan dan adaptasi rumah tangga nelayan motor tempel di wilayah tangkap lebih jawa barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tain, Anas</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;285 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Modernisasi perikanan yang tidak terkendali dan lemahnya penegakan hukum telah &#13;
&#13;
. mendorong terjadinya pengurasan sumberdaya perikanan, fenomena tangkap lebih, &#13;
persaingan memperebutkan sumberdaya ikan dan kemiskinan rumah tangga nelayan. Tujuan &#13;
dari penelitian ini adalah: (1) Memperoleh pengetahuan faktual tentang sumber dan tingkat &#13;
pendapatan rumah tangga nelayan motor tempel Jawa Timur yang hidup pada wilayah yang &#13;
telah mengalami tangkap lebih. (2) Memperoleh pengetahuan faktual berapa banyak rumah &#13;
tangga nelayan motor tempel yang hidup dalam kemiskinan dengan tingkat pendapatan per &#13;
kapita di bawah garis kemiskinan. (3) Menemukan faktor-faktor dominan penyebab &#13;
kemiskinan rumah tangga nelayan motor tempel.· (4) Memperoleh model penyebab &#13;
kemiskinan rumah tangga nelayan motor tempel, bagaimana keterkaitan antar faktor untuk &#13;
menjelaskan mengapa rumah tangga nelayan motor tempel terbelenggu dalam kemiskinan. &#13;
(5) Memperoleh pengetahuan tentang strategi adaptasi rumah tangga nelayan motor tempel &#13;
dalam menghadapi kelangkaan sumberdaya perikanan. (6) Menemukan jalan keluar dari &#13;
kemiskinan untuk rumah tangga nelayan motor tempel yang hidup pada wilayah perikanan &#13;
yang telah mengalami tangkap lebih. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian survei dengan maksud untuk &#13;
menemukan deskripsi general dan universal atas faktor-faktor penyebab kemiskinan rumah &#13;
tangga nelayan, hubungan antar faktor penyebab kemiskinan, serta adaptasi yang dilakukan &#13;
rumah tangga nelayan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multi &#13;
Stage Cluster Sampling. Data yang terkumpul Iebih lanjut dilakukan analisis matematis, &#13;
analisis faktor, analisis jalur dan dikaji secara deskriptif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menemukan bahwa sebanyak 61,79 persen rumah tangga nelayan &#13;
mempunyai sumber pendapatan lain selain dari melaut. Besarnya kontribusi pendapatan dari &#13;
luar melaut terhadap total pendapatan rumah tangga sebesar 38,24 persen. Rumah tangga &#13;
nelayan yang memiliki pendapatan per kapita kurang dari garis kemiskinan sebanyak 61,79 &#13;
persen. Terdapat 15 faktor dominan penyebab kemiskinan rumah tangga nelayan yang &#13;
meliputi faktor: (1) kelembagaan yang merugikan nelayan kecil, (2) program yang tidak &#13;
memihak nelayan kecil, (3) pandangan hidup yang berorientasi akherat saja, (4) keterbatasan &#13;
sumberdaya, (5) ketidak sesuaian alat tangkap, (6) rendahnya investasi, (7) terikat hutang, (8) &#13;
perilaku boros, (9) keterbatasan musim penangkapan, (10) kerusakan ekosistem, (11) &#13;
penyerobotan wilayah tangkap, (12) lemahnya penegakan hukum, (13) kompetisi untuk &#13;
mengungguli nelayan lain, (14) penggunaan alatlbahan terlarang serta (15) perilaku &#13;
penangkapan. Kemiskinan yang membelenggu rumah tangga nelayan bersifat multidimensi &#13;
yang menyangkut kemiskinan struktural maupun kemiskinan kultural. Model adaptasi yang &#13;
dilakukan nelayan adalah mengubah orientasi jenis tangkapan, perubahan jenis dan jumlah &#13;
alat tangkap, memperbesar ukuran perahu, pindah tempat ke wilayah tangkap kurang, serta &#13;
mengembangkan pekerjaan lain di luar melaut. Dalam rangka program pengentasan &#13;
kemiskinan faktor kelernbagaan rnerupakan faktor pertama dan utama yang harus dibenahi, &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Tain, Anas</note>
 <subject authority="">
  <topic>kemiskinan, tangkap lebih, adaptasi.</topic>
 </subject>
 <classification>362.598 26 Tai a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>362.598 26 Tai a/17.480</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100057</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.480)</sublocation>
    <shelfLocator>362.598 26 Tai a/17.480</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14812</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 16:18:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-23 14:01:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>