
Text
[TESIS] PERCEIVED PARENTAL BONDING SEBAGAI MODERATOR ANTARA KECEMASAN KESEHATAN DENGAN KETAKUTAN TERHADAP COVID-19
"orangtua, memengaruhi emosi negatif seperti kecemasan dan ketakutan yang dirasakan oleh remaja itu sendiri. Kecemasan kesehatan dan ketakutan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042022T0777 T0777 Ang p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T0777 Ang pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik xiv., 131 hlm.: ill.; 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190420190039Klasifikasi T0777 Ang pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik TESISPernyataan Tanggungjawab Anggie Harmalia Permata -
"orangtua, memengaruhi emosi negatif seperti kecemasan dan ketakutan yang dirasakan oleh remaja itu sendiri. Kecemasan kesehatan dan ketakutan terhadap COVID-19 menjadi contoh emosi negatif yang banyak dirasakan oleh individu sebagai dampak dari situasi pandemi COVID-19. Kecemasan kesehatan itu sendiri terbukti memiliki pengaruh pada ketakutan terhadap COVID-19. Adapun peran perceived parental bonding pada munculnya kecemasan kesehatan dan ketakutan pada remaja menjadi landasan asumsi bahwa perceived parental bonding memiliki peran sebagai variabel yang memoderasi pengaruh kecemasan kesehatan pada ketakutan terhadap COVID-19 pada remaja akhir. Perceived parental bonding pada penelitian ini melibatkan perilaku care dan overprotective dari ayah maupun ibu kepada remaja. Kasus COVID-19 di Indonesia paling banyak terjadi di Provinsi Jakarta sehingga partisipan penelitian ini merupakan 332 remaja akhir di Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat peran dari perceived parental bonding sebagai variabel moderator pada pengaruh dari kecemasan kesehatan terhadap ketakutan terhadap COVID-19 pada remaja akhir di Jakarta. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online dengan menggunakan alat ukur Short Health Anxiety Inventory (SHAI) untuk mengukur kecemasan, Fear of COVID-19 Questionnaire (FCQ) untuk mengukur ketakutan terhadap COVID-19, dan Parental Bonding Instrument (PBI) untuk mengukur perceived parental bonding. Pada variabel perceived parental bonding dilihat dari 4 dimensi yaitu care ibu, overprotective ibu, care ayah, dan overprotective ayah. Penelitian ini menggunakan teknik clustered on stratified sampling. Pengambilan data untuk penelitian ini dilakukan 9 bulan sejak diputuskannya COVID-19 menjadi pandemi secara global. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasional. Berdasarkan data yang didapat ditemukan bahwa dimensi care ibu dari parental bonding berperan sebagai moderator pada pengaruh kecemasan kesehatan terhadap ketakutan terhadap COVID-19 di remaja akhir di Jakarta (b = -0,017, 95% CI [-0,027, -0,006], t=-3,192, p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






